Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Tim Hukum Febrie: Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Praperadilan
- Rapat 4 Jam di BPKP, Hashim & Ara Bahas Pembentukan Tim Kawal Investasi Qatar
- Tahan Suku Bunga Di 5,75%, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
- Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan, MMB: Kado Indah HUT Kemerdekaan
- Juara Dewata Series, Igor Tolic Puji Mentalitas Skuad Persib
Rapat 4 Jam di BPKP, Hashim & Ara Bahas Pembentukan Tim Kawal Investasi Qatar
Rabu, 19 Agustus 2026 16:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menghadiri rapat koordinasi membahas pembentukan tim untuk mengawal rencana investasi Qatar di kawasan Kampung Bandan, Jakarta.
Adik kandung Presiden Prabowo Subianto ini tiba di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jakarta, Selasa (18/8/2026) malam.
Rapat berlangsung hampir empat jam. Hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Kepala BPKP M Yusuf Ateh.
Usai rapat, Hashim menyebut rencana investasi Qatar di Indonesia sangat baik.
Baca juga : Backlog Rumah Di Era Prabowo Turun 350 Ribu
"Pokoknya Qatar sangat good," kata Hashim singkat sebelum meninggalkan lokasi.
Sebelumnya, dalam acara Economic Outlook 2025 di Jakarta, Hashim menyebut Qatar akan menanamkan modal besar di Indonesia untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Nilainya sekitar 18-20 miliar dolar AS atau sekitar Rp294,3 triliun hingga Rp327 triliun dengan asumsi kurs Rp16.350 per dolar AS.
Menteri PKP Maruarar mengatakan, sesuai arahan Kepala BPKP, pemerintah akan membentuk tim bersama yang melibatkan BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar.
Tim tersebut akan membahas pemanfaatan lahan, kebutuhan data, skema investasi, hingga tata kelola rencana pembangunan hunian di Kampung Bandan.
Baca juga : Ara: Data BPS, Backlog Rumah Turun 350 Ribu Di Era Prabowo
"Untuk rencana investasi di Kampung Bandan, sesuai arahan BPKP, dibuat tim bersama antara BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar, sehingga dipastikan semua tata kelolanya benar," ujar Maruarar.
Maruarar yang akrab disapa Ara menegaskan, pemerintah terus mendorong percepatan pemanfaatan aset negara untuk mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
Sejumlah aset BUMN, khususnya milik PT KAI akan dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan hunian di kawasan perkotaan. Tim koordinasi di bawah BP BUMN juga akan mengidentifikasi dan mengoordinasikan aset aset negara yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan.
"Tim ini akan dibentuk untuk bahas pemanfaatan lahan lahan negara dengan cara yang benar. Data data sudah disiapkan agar tepat sasaran," katanya.
Baca juga : Ara Percepat Penyediaan Perumahan Untuk Rakyat
Selain Kampung Bandan, pemerintah juga tengah mendorong pengembangan kawasan Meikarta. Program tersebut diharapkan mulai berjalan tahun ini melalui koordinasi Kementerian Keuangan, Danantara, dan Kementerian ATR/BPN.
Dirjen Perumahan Perkotaan Sri Haryati menambahkan, tim bersama tersebut akan dibentuk untuk mengawal rencana investasi Qatar.
"Tim bersama ini akan dibentuk dan segera bekerja. Sedangkan nilai investasi di Kampung Bandan belum diketahui, termasuk bentuk pembangunannya apakah rusun atau bukan," ujar Sri.
Menurutnya, pemerintah memastikan seluruh proses investasi dan pemanfaatan aset negara dilakukan secara transparan, tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya