BREAKING NEWS
 

Timteng Memanas, Penjualan Emas Laris Manis

Nasabah Bulion BSI Tumbuh 44 Persen

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 5 Maret 2026 06:35 WIB
Minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memberikan pengaruh signifikan terhadap bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Penjualan emas selama dua bulan terakhir mengalami peningkatan tajam, mencapai 68 persen dari total penjualan selama 2025.

Pada Rabu (4/3/2026), harga emas menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kenaikannya lebih dari 50 persen dalam satu tahun terakhir. 

Harga emas mencapai sekitar Rp 3,1 juta per gram. Kenaikan ini mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi emas, yang kini menjadi instrumen safe haven

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengungkapkan, minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi. Selain karena instrumen ini unik, emas menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah. 

Baca juga : Kepentingan Nasional Dan Aspek Halal Terlindungi

“Tren investasi emas mendorong pertumbuhan bisnis BSI yang merupakan Bank Emas pertama di Indonesia,” jelas Anton dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026). 

Kenaikan jumlah nasabah bulion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 (year to date/ytd) naik 44 persen dan meraih penjualan selama 2026 sudah mencapai 58 persen dari total penjualan tahun 2025. 

Adsense

Hal ini dipicu oleh multiplier effect kondisi global, terkait ketegangan di Timur Tengah (Timteng) yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas. 

“Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik,” ungkap Anton. 

Baca juga : Pram Kaget & Janji Bakal Cek Kondisi Di Lapangan

Untuk memenuhi kebutuhan emas nasabah, perseroan telah bekerja sama dengan beberapa supplier. Dan tidak menutup kemungkinan ke depannya, BSI akan menambah supplier dengan beberapa kajian dan pertimbangan penerapan manajemen risiko yang tepat. 

Anton menekankan, kemudahan pembelian emas bullion bank BSI secara real time lewat superapps Byond juga mendorong masyarakat membeli emas dengan aman dan mudah. 

Terlebih, nasabah bisa melakukan pembelian dengan harga mulai dari Rp 50 ribuan. Selain itu, nasabah dapat melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas. 

Sementara, nasabah yang ingin mencetak emasnya juga dapat mengajukan via aplikasi dan melakukan pengambilan di kantor cabang yang telah dipilih. 

Baca juga : Barca Menang, Tapi Kalah

Anton melihat, permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu, BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang. 

“Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier, serta pengelolaan inventory management yang baik,” tukasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense