Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Buntut Perang AS-Israel Vs Iran
Ribuan WNI Terjebak Tak Bisa Pulang Ke Tanah Air
Rabu, 4 Maret 2026 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perang terbuka antara Amerika Serikat-Israel vs Iran Iran tak cuma mengguncang Timur Tengah. Ribuan WNI di berbagai negara terjebak dan tidak bisa pulang ke tanah air imbas lumpuhnya penerbangan internasional. Tiket di tangan, koper sudah siap, tapi pesawat tak kunjung terbang.
Hingga Selasa (3/3/2026), perang Iran vs Israel yang dibantu AS masih berlangsung sengit. Rudal-rudal yang ditembakan oleh negara yang berperang, membuat langit di Timur Tengah merah menyala. Bangunan hancur, infrastruktur rusak, dan korban jiwa terus berjatuhan.
Apalagi dalam serangan balasannya, Iran tak hanya menarget Israel. Rudal Iran turut menyasar sejumlah markas militer AS yang berada di beberapa negara Timur Tengah.
Serangan itulah yang membuat beberapa negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Bahrain ikut terguncang.
Baca juga : Terkait Proyek Pengadaan, KPK OTT Bupati Pekalongan
Banyaknya rudal yang lalu-lalang di langit Timur Tengah, membuat maskapai penerbangan komersil takut terbang. Sejumlah maskapai global menghentikan sementara penerbangan ke wilayah terdampak. Di antaranya Malaysia Airlines, Air France, Lufthansa, Singapore Airlines, hingga Emirates.
Rute-rute vital seperti Dubai, Doha, Oman, Jeddah, Madinah, Beirut, hingga Abu Dhabi ikut terdampak. Kekhawatiran paling terasa di Uni Emirat Arab.
Salah satunya dialami Yuliana Masi, asisten rumah tangga asal Flores Timur, NTT, yang bekerja di Dubai. “Kami belum bisa pulang karena Bandara Dubai masih tutup dan belum buka sampai hari ini,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Menurut Yuliana, situasi mulai terasa mencekam sejak Sabtu siang sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Meski begitu, kondisi keamanan masih terkendali. Pusat perbelanjaan tetap buka dengan pengamanan ketat. Anak-anak belajar daring dari rumah. Pekerja diminta membatasi aktivitas luar ruang.
Baca juga : Serahkan SK Pengurus DPD, PAN Jambi Minta Kader Bermanfaat Bagi Rakyat
Bukan hanya pekerja migran. Figur publik Indonesia juga ikut terdampak. Pasangan artis Meisya Siregar dan Bebi Romeo yang tengah menjalankan ibadah umrah ikut tertahan. Kepulangan mereka batal karena penutupan wilayah udara.
“Trus, nasib kita gimana ini pesawat di-cancel ga bisa pulang??? Airspace UEA closed untuk waktu yang ga pasti,” tulis Meisya di Instagram.
Pejabat negara pun tak luput. Wakil Menteri HAM Mugiyanto terdampar di Doha, Qatar. Ia sudah tiga hari tertahan saat hendak menuju Jenewa untuk menghadiri sidang Dewan HAM PBB.
“Kami hanya bisa berharap ruang udara segera dipulihkan dan perdamaian bisa terwujud,” ujarnya dari Doha, Selasa (3/3/2026).
Baca juga : Prabowo Simak Desakan MUI Soal Posisi RI Di BoP
Menurutnya, lebih dari 100 WNI terdampar di Bandara Internasional Hamad, Doha. Selain di Qatar, ratusan WNI juga tertahan di Dubai, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya