BREAKING NEWS
 

Minat Belanja Naik Selama Ramadan, Produk Fesyen UMKM Laris Di TikTok Shop

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 7 Maret 2026 06:35 WIB
Communications Senior Lead Tokopedia and TikTok Shop Indonesia Antonia Adega (kiri) bersama Communications Lead TikTok Indonesia Edwin Lengkei foto bersama saat konferensi pers mengenai Kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 di Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Foto: Dok. Tokopedia dan TikTok)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjualan produk fesyen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meningkat tajam pada momen bulan Ramadan di lapak Tokopedia dan TikTok Shop. Perkembangan positif ini tak lepas dari peran kreator konten menggaungkan semangat Ramadan.

Communication Lead TikTok Indonesia Edwin Lengkei mengamini, Ramadan menjadi momen istimewa di TikTok. Hal itu terlihat pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 mencapai 4,87 persen dengan penopang pertumbuhan utamanya terjadi pada bulan Ramadan. 

Temuan itu, kata dia, mendorong TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat sinergi guna memicu aktivitas ekonomi lokal terus melaju dengan memberikan pengalaman ekstra seru pada Ramadan tahun ini. 

“Karena kekuatan inovasi dan dukungan komunitas di TikTok membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era discovery e-commerce,” ujar Edwin, di Jakarta, Rabu malam (4/3/2026). 

Baca juga : Operasional Lapangan Padel Dibatasi Sampai Pukul 20.00

Menurut Edwin, dengan semangat itu, pihaknya mengaungkan kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 dengan menghubungkan kreator, komunitas, penjual dan pembeli dalam sebuah ekosistem digital terintegrasi untuk memperoleh inspirasi, hiburan sampai pengalaman bertransaksi aman, nyaman dan berdampak nyata. 

Berkaca pada tahun lalu, sambung Edwin, lebih dari 21,9 juta video diunggah selama Ramadan. Ini mencerminkan tingginya partisipasi komunitas TikTok di Indonesia. 

“Berkat Ramadan Ekstra Seru tahun ini, di minggu pertama Ramadan sudah ada hampir 13 juta video singkat di TikTok yang dibuat oleh kreator dan penjual. Ini melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun lalu,” bebernya. 

Lebih lanjut ia menuturkan, penggunaan tagar #Ramadan dan #Ramadhan pada tahun lalu meningkat hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Yang lebih menarik, 68 persen pengguna menjadikan TikTok sebagai titik awal perjalanan Ramadan, mulai dari mencari inspirasi hidangan berbuka puasa hingga mengambil keputusan belanja hari raya, bahkan sebulan sebelum puasa. 

Baca juga : Finalissima Tetap Di Qatar

Ia mengakui, tren ini tidak lepas dari partisipasi aktif kreator dan pelaku usaha yang terus meramaikan momen Ramadan di TikTok.

 Melalui ekosistem yang terintegrasi, TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop mampu menghubungkan kreator, komunitas, penjual dan pembeli demi memberikan pengalaman yang utuh dan bermanfaat sepanjang Ramadan. 

“Alhasil, inspirasi video yang ada di TikTok berubah jadi aksi transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop,” katanya. 

Hal tersebut dibenarkan Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia Antonia Adega. Menurutnya, kekuatan penemuan TikTok mempengaruhi tren perdagangan di Tokopedia dan TikTok Shop. 

Baca juga : Debut Perdana, Rahmat Diimbau Jangan Grogi

Ia melihat, kekuatan penemuan dan dukungan komunitas TikTok yang disinergikan dengan kemudahan belanja di Tokopedia dan TikTok Shop, membuka peluang pertumbuhan bagi brand lokal termasuk UMKM, khususnya saat Ramadan. 

Adsense

“Pada awal Ramadan 2026, LIVE shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel dan kemeja menjadi yang terlaris,” ungkapnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense