Sebelumnya
Singapore Airlines Group juga terus memperbarui armada pesawat untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kapasitas jaringan. Hingga 31 Maret 2025, usia rata-rata armada maskapai ini tercatat sekitar tujuh tahun delapan bulan, jauh lebih muda dibandingkan rata-rata industri global yang mencapai sekitar 15 tahun.
Dalam tahun buku 2024/2025, grup ini menerima 13 pesawat baru yang akan digunakan untuk memperluas jaringan rute dan memperkuat konektivitas di kawasan Asia. Pesawat generasi terbaru tersebut juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik serta kemampuan menjangkau rute baru di pasar berkembang.
Baca juga : MUI Dukung Pemerintah Terus Aktif Dorong Perdamaian Dunia
Kehadiran pesawat kargo generasi baru juga menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor logistik udara. Pesawat Airbus A350F yang akan bergabung dalam armada Singapore Airlines dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan kargo sekaligus mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Bagi Indonesia, konektivitas udara yang semakin kuat ini membuka peluang besar untuk memperluas akses pasar global, baik bagi sektor pariwisata maupun perdagangan. Maskapai penerbangan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga infrastruktur penting yang menghubungkan berbagai ekosistem ekonomi.
Baca juga : Dinas Kehutanan Lampung Dan APHI Dorong Multiusaha Kehutanan Berbasis Lanskap
Goh menegaskan bahwa kolaborasi antara maskapai, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan industri penerbangan dapat terus berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi global.
“Kami berkomitmen bekerja sama dengan mitra dan pemangku kepentingan untuk membangun masa depan industri penerbangan yang lebih tangguh, sekaligus memastikan perjalanan udara tetap menghubungkan dunia secara berkelanjutan,” katanya.
Baca juga : Investor Global AS Siap Masuk Indonesia
Dengan jaringan global yang terus berkembang, Singapore Airlines Group menempatkan konektivitas sebagai elemen penting yang tidak hanya memfasilitasi mobilitas manusia, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi antarnegara. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.