Dark/Light Mode

MUI Dukung Pemerintah Terus Aktif Dorong Perdamaian Dunia

Minggu, 8 Maret 2026 17:16 WIB
Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar (Foto: Dok. MUI)
Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar (Foto: Dok. MUI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong Pemerintah untuk terus memainkan peran aktif dalam diplomasi internasional guna mendorong terciptanya perdamaian dunia yang berkeadilan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dalam tausiyah MUI tentang pentingnya menjaga kedaulatan negara dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia, yang dirilis 5 Maret 2026.

"MUI mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk terus memainkan peran aktif dan konstruktif dalam diplomasi internasional guna mendorong terciptanya perdamaian yang berkeadilan,” ujar Kiai Anwar.

Baca juga : Kapolri Ajak Masyarakat Dukung Presiden Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

Dia melanjutkan, MUI menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban masyarakat sipil serta kerusakan fasilitas publik sebagai dampak meningkatnya eskalasi konflik yang terjadi. 

Ia menegaskan, penghormatan terhadap kedaulatan negara merupakan prinsip fundamental dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

“MUI menghargai dan mendukung komitmen seluruh negara di dunia untuk senantiasa menjunjung tinggi prinsip penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara lain sebagai fondasi penting bagi terwujudnya stabilitas dan perdamaian dunia,” ujarnya.

Baca juga : Lestari Moerdijat Dukung Pemerintah Tunda Akses Akun Anak Jaga Generasi Bangsa

Dalam pandangan MUI, konflik antarnegara juga tidak boleh melampaui batas kemanusiaan dan moralitas sebagaimana diajarkan dalam Islam. “MUI mengingatkan bahwa hak membela diri tidak boleh melampaui batas-batas kemanusiaan dan moralitas. Dalam ajaran Islam, tindakan melampaui batas (al-i‘tidā’) dilarang keras,” ucap Kiai Anwar.

MUI juga menekankan pentingnya memperkuat solidaritas dan ukhuwah di antara negara-negara Muslim melalui komunikasi yang konstruktif serta kerja sama yang erat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai provokasi dan upaya adu domba yang dapat memperkeruh hubungan antarnegara.

Selain itu, MUI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk lebih tegas dalam menegakkan prinsip keadilan internasional serta mengambil langkah yang proporsional terhadap setiap tindakan yang melanggar kedaulatan negara dan mengabaikan kesepakatan internasional.

Baca juga : Hari Perempuan Sedunia, Uniqlo Dukung Kepemimpinan Inklusif di Dunia Kerja

MUI berharap, seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog serta diplomasi sebagai jalan penyelesaian konflik demi menjaga stabilitas global dan kemaslahatan umat manusia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.