BREAKING NEWS
 

BINA Lebaran 2026 Libatkan 400 Mal, Targetkan Transaksi Rp 53,38 Triliun

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 10 Maret 2026 17:47 WIB
Program Nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 resmi dimulai melalui acara pembukaan yang digelar di The Foodhall, Senayan City, Jakarta, pada Jumat (6/3/2026). Foto: BINA Lebaran 2026

RM.id  Rakyat Merdeka - Program nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 resmi dimulai melalui acara pembukaan yang digelar di The Foodhall, Senayan City, Jakarta, pada Jumat (6/3/2026). Program ini kembali menjadi momentum strategis untuk mendorong konsumsi domestik selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, Direktur The Foodhall Lenny Tjandra, serta Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Yovan Sudarma.

"Pemerintah mengapresiasi karena kegiatan ini terus diselenggarakan secara konsisten pada setiap momentum hari besar keagamaan. Untuk periode kali ini berlangsung sekitar 25 hari, dari tanggal 6 hingga 30, dan kami melihat sejak Januari konsumsi masyarakat sudah cukup bergeliat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang berada di level 127, yang menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resminya, Selasa (10/3/2026).

Program BINA Lebaran 2026 akan berlangsung mulai 6 hingga 30 Maret 2026 dengan melibatkan ratusan pusat perbelanjaan dan puluhan ribu toko di seluruh Indonesia. Berbagai promo besar juga dihadirkan untuk menarik minat masyarakat berbelanja selama Ramadan.

Baca juga : Elkan Baggott Kembali, John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas

"Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif transportasi rata-rata sekitar 30 persen, kecuali untuk pesawat sekitar 17–18 persen pada kelas ekonomi, serta mendorong kebijakan work from anywhere agar masyarakat dapat memanfaatkan tarif transportasi tersebut untuk melakukan perjalanan. Di sisi lain, pemerintah juga telah mengumumkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)," tambahnya.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menilai Ramadan dan Lebaran merupakan periode paling penting bagi sektor ritel nasional karena berkontribusi besar terhadap konsumsi domestik.

"Momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode paling penting bagi industri ritel nasional sekaligus penggerak utama konsumsi domestik. Melalui program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026, lebih dari 400 pusat perbelanjaan dan sekitar 80.000 outlet di seluruh Indonesia menghadirkan berbagai promo menarik dengan potongan harga hingga 70 persen, melibatkan sekitar 800 brand dari berbagai kategori seperti makanan dan minuman, fesyen, elektronik, hingga kebutuhan sehari-hari," ujar Budihardjo Iduansjah.

Adsense

Lebih lanjut, Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma turut mendukung program ini melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat integrasi ritel offline dan online.

Baca juga : Transaksi BINA Lebaran Ditargetkan Rp 53 Triliun

"Kolaborasi Lazada dengan HIPPINDO dalam program BINA Lebaran 2026 menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung agenda penguatan ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas ekosistem," katanya.

Melalui teknologi dan pendekatan berbasis data, Lazada juga berupaya membantu brand serta UMKM lokal untuk memperluas pasar.

"Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah asosiasi, dan pelaku industri seperti yang terwujud dalam program BINA bisa meningkatkan daya saing pelaku usaha Indonesia secara berkelanjutan," tambah Yovan.

Direktur The Foodhall Lenny Tjandra menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat menjadi tuan rumah pembukaan program BINA Lebaran 2026 yang bertujuan mendorong konsumsi domestik.

Baca juga : Mudik Lebaran Dibayangi Ancaman Krisis Energi dan Keselamatan Transportasi

"Sebagai tuan rumah pembukaan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026, kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong konsumsi domestik pada momentum Ramadan dan Idulfitri yang selalu menjadi periode penting bagi sektor ritel," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan tren kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan menunjukkan peningkatan menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Persiapan pusat perbelanjaan memang sudah dilakukan secara marathon sejak awal tahun, mulai dari momentum Tahun Baru, Imlek, hingga Ramadhan. Hingga saat ini kami melihat tren kunjungan yang cukup positif dengan kenaikan sekitar 10–15 persen, dan kami optimistis tren ini akan terus bertahan hingga setelah Idul Fitri," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense