Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KA Bandara Tertemper Truk, KAI Targetkan Normalisasi Bertahap
Jumat, 20 Februari 2026 13:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menutup sementara operasional Commuter Line Bandara menyusul insiden tertempernya KA 806A oleh kendaraan truk di lintas Poris–Batu Ceper pada Jumat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memastikan seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. “Keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh pelanggan telah dievakuasi dengan aman dan tidak terdapat korban dalam kejadian ini,” ujar Anne dalam keterangan di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Baca juga : BI Targetkan RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
Ia menjelaskan, sebagai langkah pengamanan dan percepatan pemulihan, operasional Commuter Line Bandara untuk sementara dihentikan hingga proses penanganan prasarana dinyatakan aman dilalui.
Menurut Anne, KAI memfokuskan seluruh sumber daya pada percepatan perbaikan jalur agar layanan dapat kembali berjalan secara bertahap.
Baca juga : Indonesia-Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
Sejak pagi, KAI telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan pemerintah daerah, guna memastikan proses penanganan serta pengamanan lokasi berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.
Target normalisasi satu jalur diupayakan dapat dilakukan secara bertahap mulai pukul 14.30 WIB dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan perjalanan.
Baca juga : Kemenperin Buka Kran Kerja Kaum Disabilitas
Terkait insiden tersebut, Anne menyampaikan KAI akan menempuh upaya hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan meningkatkan disiplin di perlintasan sebidang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Seluruh upaya pemulihan dilakukan secara intensif agar layanan dapat segera kembali normal,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya