BREAKING NEWS
 

PGN Targetkan Volume Niaga Gas 877 BBTUD Pada 2026

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 11 Maret 2026 09:25 WIB
Foto: PGN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menargetkan volume niaga gas bumi mencapai 877 billion British thermal unit per day (BBTUD) pada 2026, atau tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya seiring proyeksi peningkatan permintaan dari sektor industri.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan pertumbuhan permintaan gas diperkirakan berasal dari sejumlah kawasan industri dan pelanggan baru, terutama di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Fokus PGN pada 2026 adalah penguatan operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan kepada pelanggan. PGN juga memiliki harapan besar untuk menyambungkan gas bumi menuju masyarakat di berbagai sektor dan pusat-pusat ekonomi,” kata Fajriyah dalam keterangan di Jakarta.

Baca juga : Industri Agro Bukukan Surplus Dagang 57,58 Miliar Dolar AS Pada 2025

Menurut dia, PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen melanjutkan berbagai proyek strategis gas bumi, baik infrastruktur pipa maupun nonpipa, guna memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung transisi energi.

Sejalan dengan peningkatan permintaan, PGN juga akan melengkapi layanan gas bumi dengan penyaluran liquefied natural gas (LNG).

Adsense

PGN saat ini mempercepat sejumlah inisiatif untuk memperkuat infrastruktur transmisi, distribusi, dan regasifikasi. Pengembangan tersebut mencakup perluasan jangkauan layanan melalui program customer attachment yang menyasar sektor komersial dan industri dari berbagai skala usaha.

Baca juga : Pramono Targetkan RDF Sorotan Bisa Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Beberapa proyek infrastruktur yang tengah diselesaikan antara lain pembangunan pipa Cikampek–Plumpang, rencana penambahan jalur pipa distribusi Sei Mangkei, serta pengembangan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG.

Selain itu, PGN juga mengakselerasi pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Sumatera dan Jawa guna memperluas akses energi bagi masyarakat.

Upaya tersebut didukung inovasi infrastruktur midstream melalui moda beyond pipeline seperti CNG cylinder, LNG hub retail, trucking, serta Vertical Gas Liquid (VGL) tank.

Baca juga : PGN Kantongi Pendapatan Rp 66 T Pada 2025, Naik 5 Persen

PGN juga memperkuat infrastruktur LNG melalui optimalisasi fasilitas Hub & Storage Arun yang telah dilengkapi sistem keamanan, serta rencana ekspansi pengembangan fasilitas LNG ke wilayah Indonesia timur untuk mendukung sektor kelistrikan.

Di sisi lain, PGN tetap menjalankan inisiatif rendah emisi dengan mengembangkan produk energi hijau berbasis gas dan energi terbarukan, seperti biomethane dan berbagai turunan gas.

“Dalam pelaksanaan pengembangan proyek strategis pada 2026, PGN terus berupaya optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun perusahaan,” ujar Fajriyah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense