Dark/Light Mode

Pramono Targetkan RDF Sorotan Bisa Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Senin, 9 Maret 2026 15:34 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara, mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari. 

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat, yang selama ini menjadi lokasi utama penampungan sampah dari ibu kota.

“Yang pertama yang di Rorotan kami sedang melakukan, mudah-mudahan commissioning-nya itu segera selesai sehingga Rorotan segera bisa beroperasi normal," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026). 

Baca juga : Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman, Cadangan Di Atas 21 Hari

Menurut Pramono, meskipun target awal fasilitas tersebut sempat dirancang dengan kapasitas lebih besar, Pemprov DKI Jakarta kini memfokuskan target realistis sekitar 1.000 ton sampah per hari. 

“Jadi 1.000 ton per hari itu sudah sangat baik untuk eh operasional di Rorotan pada saat ini dan itu akan mengurangi sampah secara signifikan, mungkin sekitar 1.000-1.500," ujarnya. 

Kurangi Ketergantungan Bantargebang

Dengan beroperasinya fasilitas pengolahan sampah di Rorotan, pemerintah berharap volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang dapat berkurang secara signifikan. 

Baca juga : Dirut Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Mudik Lebaran

“Saya akan memulai untuk pemilahan sampah itu sudah dilakukan, tidak semuanya harus dikirimkan ke Bantargebang atau ke tempat-tempat penampungan sampah. Karena sekarang ini hampir sebagian besar tidak dilakukan pemisahan kemudian dikirim ke Bantargebang," katanya. 

PIlah Sampah

Selain pembangunan fasilitas pengolahan sampah, Pemprov DKI Jakarta juga akan mulai menerapkan sistem pemilahan sampah secara lebih serius. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

“Dan untuk itu, eh, Pemerintah DKI Jakarta sesuai dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup kami akan melakukan pemisahan," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.