RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan daya saing industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, salah satu upaya strategis dilakukan melalui penyelenggaraan Pameran Indo Intertex-Inatex 2026 di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
“Pameran ini sebagai ajang memperluas jejaring bisnis, investasi dan adopsi teknologi,” kata Agus dalam keterangan di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Baca juga : Dewan Ingatkan Potensi Kampanye Terselubung
Dalam kesempatan itu, Agus menyinggung sektor industri pengolahan mencatat pertumbuhan 5,30 persen. Ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional untuk pertama kalinya dalam 14 tahun terakhir.
Menurutnya, industri pengolahan berkontribusi sebesar 19,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Mendominasi ekspor hingga 84,89 persen dari total nilai ekspor nasional, serta menyerap 20,31 juta tenaga kerja.
Selain itu, kinerja manufaktur juga tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Maret 2026 yang berada di level 51,86 atau masih dalam fase ekspansi.
Baca juga : Bayern Pede Jungkalkan PSG
Khusus industri TPT, sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan 3,55 persen secara tahunan (year on year/yoy). Dengan nilai ekspor mencapai 12,08 miliar dolar AS atau sekitar Rp 61,6 triliun dan surplus 3,45 miliar dolar AS (Rp 59 triliun).
Dari segi investasi, sektor ini menarik Rp 20,23 triliun dan menyerap 3,96 juta tenaga kerja atau sekitar 19,48 persen dari total tenaga kerja industri pengolahan.
“Dari kinerja TPT tersebut mencerminkan masih terjaganya kepercayaan dari investor untuk membawa investasinya ke Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global saat ini,” tutur Agus.
Baca juga : Ngeri, Risiko Di Tikungan Meningkat
Namun demikian, Agus mengakui industri TPT masih menghadapi tantangan. Seperti kenaikan harga bahan baku global, disrupsi rantai pasok dan dinamika permintaan pasar internasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.