RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai Mitra Distribusi dan Dealer Utama Surat Utang Negara (SUN).
BCA mengantongi tiga penghargaan Dealer Utama Surat Utang Negara (SUN) untuk kategori Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025 dan satu penghargaan Mitra Distribusi SUN Ritel dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, apresiasi ini menjadi bukti upaya BCA dalam mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi secara aman.
“Penghargaan ini juga menunjukkan kontribusi nasabah BCA dalam mendukung pembangunan nasional lewat instrumen pembiayaan negara, sekaligus dukungan terhadap pengembangan pasar keuangan domestik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (17/4/2026).
John menuturkan, pencapaian ini menunjukkan komitmen BCA dalam memperkuat fungsi intermediasi di pasar keuangan, sekaligus mendukung pemerintah dalam menjaga pembiayaan yang efisien dan berkelanjutan.
Baca juga : BSI Raih Penghargaan Dealer Utama SBSN Terbaik Kemenkeu
“Kami akan terus mendorong peningkatan partisipasi investor domestik melalui optimalisasi kanal distribusi dan edukasi pasar,” katanya.
Empat penghargaan yang diterima BCA adalah, Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025, dan Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Perdana Tahun 2025. Kemudian, Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Sekunder Tahun 2025, serta Mitra Distribusi Surat Utang Negara Ritel dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025.
Adapun penghargaan dari Kementerian Keuangan sudah diterima BCA dalam dua belas tahun terakhir antara lain sebagai sebagai Dealer Utama atau Mitra Distribusi SUN Terbaik.
“Sebagai salah satu Dealer Utama SUN, BCA berperan aktif dalam Pasar Perdana maupun Sekunder, termasuk dalam proses pemasaran dan perdagangan serta penyediaan likuiditas di Pasar Sekunder,” katanya.
John mengatakan, sebagai Mitra Distribusi SUN Ritel, BCA berkontribusi dalam memperluas akses investasi masyarakat terhadap instrumen SBN melalui platform digital.
Baca juga : Golkar Cari Kader Terbaik Merakyat Dan Kharismatik
Melalui aplikasi myBCA dan KlikBCA Individu, BCA memfasilitasi pemesanan Obligasi Pemerintah di Pasar Perdana secara end-to-end digital, serta transaksi di Pasar Sekunder melalui jaringan Kantor Cabang dan myBCA.
“Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan, sekaligus memperdalam pasar obligasi domestik," ujarnya.
Pada tahun 2025, myBCA menjadi kanal pilihan mayoritas investor retail dengan frekuensi transaksi SBN mencapai lebih dari 80 persen.
Hal ini juga didukung oleh peningkatan investor lebih dari 20 persen year on year (yoy) dengan mayoritas investor generasi muda (milenial dan Gen Z) yang tumbuh hingga lebih dari 50 persen yoy.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kemudahan akses instrumen investasi negara melalui ekosistem layanan BCA dapat menjangkau lebih banyak generasi muda untuk mulai berinvestasi,” ucapnya.
Baca juga : Pemprov Papua Jajaki Investasi Asing untuk Perikanan dan Pertanian
John menyampaikan, penghargaan ini turut mempertegas posisi BCA di tengah kompetisi industri perbankan dalam distribusi SBN, optimalisasi teknologi, basis nasabah yang kuat, serta kapabilitas treasuri menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja.
Pihaknya juga memastikan, seiring dengan dinamika pasar keuangan global dan kebutuhan pembiayaan negara yang terus berkembang, BCA ingin terus memperkuat komitmennya.
“Terutama untuk mendukung penguatan pasar Surat Berharga Negara melalui inovasi layanan, pengembangan produk, serta kolaborasi erat dengan pemerintah dan regulator,” pungkas John.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.