BREAKING NEWS
 

Investasi Kumulatif Capai Rp 353 Triliun

KEK Jadi Amunisi Kejar Target Ekonomi 8 Persen

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Rabu, 29 April 2026 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Dewan Nasional KEK Airlangga Hartarto dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KEK Triwulan I Tahun 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026). Foto: humas ekon

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus memacu pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor utama penggerak ekonomi nasional.

Hingga triwulan I-2026, realisasi investasi kumulatif di wilayah strategis tersebut telah menembus angka Rp 353 triliun.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Dewan Nasional KEK Airlangga Hartarto menegaskan, orientasi pengembangan kawasan kini tidak lagi sekadar mengejar angka investasi, tetapi juga pada kualitas dampak ekonomi. Hal ini sejalan dengan target besar yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : DKI Mulai Bidik Potensi Pajak Kendaraan Listrik

“KEK diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan, sekaligus akselerator dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen,” ujar Airlangga dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KEK Triwulan I Tahun 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Airlangga mengatakan, sinergi lintas Kementerian/Lembaga (K/L) menjadi syarat mutlak untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, serta penyederhanaan perizinan berusaha.

Selain itu, kesiapan infrastruktur digital kini menjadi prioritas untuk mengakomodasi kebutuhan pusat data (data center), seiring pesatnya teknologi kecerdasan buatan dan komputasi kuantum.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Arsenal, Duel Beda Identitas

“KEK membutuhkan dukungan lintas Kementerian/Lembaga, percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, serta penyederhanaan dan kecepatan perizinan berusaha,” ucapnya.

Pemerintah mengidentifikasi KEK di Batam dan KEK Bitung sebagai titik labuh (landing point) strategis untuk pengembangan teknologi tersebut.

Adsense

Berdasarkan data Dewan Nasional KEK, performa kawasan hingga Maret 2026 menunjukkan tren positif. Investasi sebesar Rp 353 triliun tersebut berasal dari 365 Badan Usaha (BU) dan Pelaku Usaha (PU), dengan total serapan tenaga kerja mencapai 273.301 orang.

Baca juga : Jerez Test 2026, Bagnaia Frustrasi Aprilia Salip Ducati

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, tambahan investasi baru tercatat sebesar Rp 17,5 triliun. Angka ini setara dengan 25 persen dari target tahunan. Sementara, penyerapan tenaga kerja baru pada periode yang sama mencapai 24.229 orang atau sekitar 47 persen dari target tahun 2026.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense