Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jenguk Korban Di RSUD Bekasi, Prabowo Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Selasa, 28 April 2026 21:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kecelakaan kereta api pada Senin (27/4/2026) malam, di stasiun Bekasi Timur, yang merenggut nyawa 15 orang. Selain menjenguk langsung korban yang dirawat RSUD Bekasi, Prabowo memastikan akan melakukan evaluasi keselamatan kereta api.
Insiden yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL), taksi, dan KA Argo Bromo Anggrek itu, diduga bermula dari taksi yang mogok di perlintasan Jalan Ampera. Kendaraan tersebut kemudian tertemper KRL dengan kode 5181B tujuan Jakarta.
Benturan awal itu membuat KRL dengan kode 5568A tujuan Cikarang tertahan di Stasiun Bekasi Timur. Namun nahas, KRL yang berhenti tersebut kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya.
Benturan keras membuat lokomotif KA merangsek masuk ke rangkaian gerbong KRL, terutama gerbong khusus wanita. Kepanikan pun terjadi. Para penumpang berusaha menyelamatkan diri, ada yang keluar gerbong dengan memecahkan kaca jendela. Proses evakuasi berlangsung sekitar delapan jam dengan melibatkan petugas gabungan untuk menyelamatkan korban yang terjebak di dalam gerbong.
Baca juga : Purbaya Ikut Awasi Bursa: “Macam-macam, Saya Hajar”
Hingga Selasa (28/4/2026) sore, korban meninggal dunia tercatat 15 orang, sementara 88 orang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban merupakan penumpang KRL. Adapun 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
Korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit, yaitu RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Mengetahui peristiwa tersebut, Presiden Prabowo langsung menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi, Selasa (28/4/2026). Kepala negara memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh dan mempercepat perbaikan sistem keselamatan perlintasan kereta api.
“Saya hari ini datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi,” ujar Presiden.
Baca juga : Lapor Presiden, Bahlil Pastikan Stok BBM Aman
Prabowo juga menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan memadai. Pemerintah berkomitmen melakukan penataan secara menyeluruh.
“Secara garis besar memang kita perhatikan banyak lintasan kereta api yang tidak dijaga. Ini segera akan kita atasi,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Presiden menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut. Selain itu, sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa akan segera dievaluasi.
Pemerintah telah menginstruksikan percepatan perbaikan melalui berbagai skema, termasuk pembangunan flyover maupun peningkatan sistem pengamanan.
Baca juga : Reshuffle Terbatas, Prabowo Perkuat Tim Komunikasi
“Saya sudah perintahkan agar seluruh lintasan itu segera diperbaiki, baik dengan pembangunan pos jaga maupun flyover,” lanjutnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya