BREAKING NEWS
 

BPJS Ketenagakerjaan Gercep Lindungi Korban Kecelakaan Kereta Api

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 29 April 2026 07:28 WIB
Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dedi Hardianto (kedua kanan) Direktur Pelayanan Trisna Sonjaya (tengah) dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) saat meninjau meninjau penanganan korban di RSUD Bekasi dan RS Primaya Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan gercep memberikan kepastian perlindungan kepada para peserta yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam.

Sebagai bentuk respons cepat, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dedi Hardianto, Direktur Pelayanan Trisna Sonjaya, dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung meninjau penanganan korban di RSUD Bekasi dan RS Primaya Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memastikan seluruh peserta yang menjadi korban mendapatkan pelayanan medis secara optimal, dan menjamin seluruh biaya perawatan hingga sembuh sesuai indikasi medis.

Dedi menegaskan, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.

Menurut Dedi, ini adalah kewajiban BPJS Ketenagakerjaan terhadap peserta yang mengalami musibah.

Baca juga : Jasa Raharja Berikan Santunan Kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan KA Bekasi

"Kami memastikan mereka betul-betul dilayani. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bekasi serta para dokter, karena terbukti kerjasama kita betul-betul bermanfaat bagi peserta yang mengalami musibah ini," kata Dedi dalam keterangannya Rabu (29/4/2026).

Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya menegaskan, pihaknya bergerak cepat untuk memastikan seluruh peserta yang menjadi korban mendapatkan penanganan terbaik.

"Pasca kejadian, kami bergerak cepat melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan para peserta yang menjadi korban mendapatkan penanganan terbaik," ujar Trisna.

Adsense

Trisna menambahkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 30 korban merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, dengan rincian 26 orang masih menjalani perawatan dan 4 orang lainnya meninggal dunia.

Selain memastikan penanganan medis berjalan optimal, BPJS Ketenagakerjaan juga akan mempercepat proses pembayaran manfaat kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia, sehingga hak mereka dapat segera diterima.

Baca juga : Jenguk Korban Di RSUD Bekasi, Prabowo Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api

"Ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan layanan (care) yang proaktif, responsif, mudah, dan tepat bagi peserta," ujarnya.

Ia juga memastikan akan terus memantau perkembangan para korban serta berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait apabila terdapat tambahan data korban.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menambahkan, Pemerintah hadir secara menyeluruh dalam memastikan perlindungan masyarakat, mulai dari proses evakuasi hingga pemulihan.

"Pemerintah terus hadir bagi warga masyarakatnya, mulai dari proses evakuasi kemudian juga proses pada saat pengobatan, penyembuhan, itu adalah menjadi harapan warga masyarakat," katanya.

Menurut Tri Adhianto, kehadiran Pemerintah diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, dalam memberikan kepastian perlindungan bagi korban dan keluarganya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program Lewat Mobil Keliling di Kawasan BKT

Ia juga menekankan pentingnya peran pemberi kerja untuk memastikan pekerjanya terdaftar dalam program jaminan sosial, mengingat risiko kecelakaan kerja dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

"Harapannya bagi para pengusaha-pengusaha yang belum mendaftarkan para pekerjanya, itu juga harusnya ikut serta. Sehingga manfaat ini dirasakan oleh para pekerja," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense