RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat lonjakan transaksi penukaran bank notes riyal Arab Saudi (SAR) sebesar 76 persen menjelang musim haji 2026, khususnya pada periode April–Mei dibandingkan bulan sebelumnya.
Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan, peningkatan tersebut sejalan dengan aktivitas calon jemaah haji yang mulai mempersiapkan kebutuhan perjalanan, termasuk penyediaan uang saku selama berada di Tanah Suci.
“Peningkatan ini sejalan dengan aktivitas para jemaah haji yang mulai mempersiapkan kebutuhan perjalanan haji, termasuk uang saku untuk bertransaksi selama di Tanah Suci,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Baca juga : PGN Bukukan Laba Rp 1,5 T Pada Kuartal I-2026, Naik 46 Persen
Sebelumnya, pada 22 April 2026, kloter pertama calon jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan dari Embarkasi Cipondoh, Banten. Keberangkatan tersebut menandai dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang akan melayani sekitar 221 ribu jemaah dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung kebutuhan layanan jemaah, BSI menghadirkan 22 booth yang tersebar di 16 embarkasi utama dan enam embarkasi antara. Layanan yang disediakan meliputi penukaran uang riyal, konsultasi layanan haji, hingga fasilitas tambahan seperti mesin pijat di sejumlah lokasi.
Bob menyebutkan, BSI saat ini mengelola sekitar 83 persen tabungan haji calon jemaah Indonesia dan masih menjadi pemimpin pasar dalam layanan perbankan haji nasional. Secara keseluruhan, perseroan mengelola lebih dari 7,2 juta rekening tabungan haji, dengan sekitar 47 persen di antaranya telah masuk dalam daftar tunggu keberangkatan.
Baca juga : Wali Kota Tangerang Dorong Penguatan Mitigasi Bencana
“Kami terus mengoptimalkan layanan haji, mulai dari jelang keberangkatan hingga kepulangan jemaah ke Tanah Air,” katanya.
Selain itu, BSI juga menyiapkan berbagai layanan pendukung untuk memastikan kelancaran transaksi selama ibadah haji, seperti akses BSI Call 14040 secara real time, penggunaan kartu debit Visa Mabrur, serta aplikasi Byond by BSI untuk transaksi non-tunai di Arab Saudi.
BSI mengimbau para jemaah untuk memanfaatkan transaksi cashless guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama beribadah, sehingga tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.