BREAKING NEWS
 

Presiden Bentuk Satgas Baru

Airlangga Cs Benahi Regulasi Dan Perizinan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Kamis, 30 April 2026 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang ditunjuk sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Satgas. Foto: Dok. Kementerian Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3 MPPE). Kebijakan ini dikeluarkan untuk membenahi hambatan investasi, serta mengakselerasi program prioritas di tengah dinamika ekonomi global.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang ditunjuk sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Satgas tersebut menjelaskan, struktur ini bertujuan memastikan berbagai program stimulus dan paket ekonomi berjalan lebih terintegrasi.

Dalam pelaksanaannya, Airlangga didampingi Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani sebagai Wakil Ketua.

“Tugas yang disampaikan ini untuk mengakselerasi program pertumbuhan ekonomi seperti paket ekonomi, stimulus ekonomi, program prioritas Pemerintah dan program utama beberapa kementerian/lembaga,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Baca juga : Rekor Gol Di Semifinal Liga Champions, PSG Vs Bayern Kayak Main Futsal

Dalam rapat perdana, Satgas memutuskan sejumlah langkah strategis. Termasuk pemberian insentif bagi industri petrokimia.

Pemerintah membebaskan bea masuk impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari 5 persen menjadi 0 persen untuk mengantisipasi gangguan pasokan nafta akibat konflik di Selat Hormuz.

Adsense

“Jadi, refinery bisa memperoleh bahan baku alternatif dari nafta ke LPG. Karena refinery dibutuhkan untuk bahan baku plastik,” ungkap Airlangga.

Selain LPG, bea masuk 0 persen juga diberlakukan selama enam bulan untuk bahan baku plastik seperti Polipropilena (PP) dan polyethylene (PE).

Baca juga : Motor Yamaha Bermasalah, Quartararo Ogah Pasang Target

Langkah ini dibarengi dengan reformasi perizinan. Termasuk penyederhanaan pertimbangan teknis (pertek) dan integrasi perizinan lahan ke dalam sistem Online Single Submission (OSS).

“Proses perizinan akan dibuat lebih transparan dan terukur, sehingga pelaku industri mengetahui tahapan dan waktunya,” ucapnya.

Sebelumnya, Rosan Roeslani mengatakan, minat investor global terhadap Indonesia tetap menunjukkan tren positif meski situasi geopolitik dunia sedang bergejolak. Kendati begitu, dia menekankan perlunya pembersihan regulasi yang tumpang tindih sesuai arahan Kepala Negara.

“Terlepas dari keadaan sekarang, ternyata minat dan interest mereka untuk investasi di Indonesia itu sangat tinggi. Masih sangat-sangat baik dan ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan,” ungkap Rosan, Rabu (22/4/2026).

Baca juga : RPTRA Joglo Kumuh & Dipenuhi Sampah

Rosan menambahkan, Presiden menginstruksikan agar birokrasi tidak menjadi penghambat masuknya modal. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 30 April 2026 dengan judul "Presiden Bentuk Satgas Baru Airlangga Cs Benahi Regulasi Dan Perizinan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense