Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tewaskan 15 Orang
Kecelakaan Kereta Di Bekasi Disorot Media Asing
Rabu, 29 April 2026 07:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kecelakaan kereta api yang menewaskan 15 orang di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam, menjadi sorotan luas media internasional. Mereka menyoroti mulai dari proses evakuasi hingga isu keselamatan transportasi di Indonesia.
Media internasional seperti Reuters dalam laporannya berjudul “Indonesia Commuter Train Crash Toll Rises To 15 As Rescuers Complete Evacuation” menyoroti jumlah korban jiwa yang terus bertambah hingga mencapai 15 orang.
Reuters juga melaporkan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi dan rumah sakit untuk menjenguk korban, sekaligus memerintahkan investigasi menyeluruh atas insiden tersebut. Selain itu, laporan tersebut turut menyinggung kondisi infrastruktur perkeretaapian dan catatan kecelakaan yang masih terjadi di Indonesia.
Baca juga : Purbaya Ikut Awasi Bursa: “Macam-macam, Saya Hajar”
Sorotan serupa datang dari BBC melalui artikel berjudul “Rescuers Race To Free Survivors Trapped Inside Train After Fatal Indonesia Crash”. BBC mengulas proses evakuasi korban yang sempat terjepit di dalam rangkaian kereta, serta menyoroti aspek penanganan korban, termasuk biaya pengobatan bagi korban luka dan pemakaman bagi korban meninggal dunia.
BBC juga menilai jaringan transportasi publik di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama terkait usia infrastruktur dan perawatan. Mereka mengaitkan insiden ini dengan kecelakaan serupa yang pernah terjadi pada Januari 2024 di kawasan persawahan Cicalengka.
Sementara itu, Associated Press (AP) dalam laporannya berjudul “Rescuers Recover Last Victims From Indonesia Train Wreck That Killed 14 And Injured Dozens” menyoroti proses penyelamatan korban dan menyebut sebagian korban merupakan perempuan.
Baca juga : Lapor Presiden, Bahlil Pastikan Stok BBM Aman
AP juga mengutip pernyataan Kementerian Perhubungan terkait dugaan awal penyebab kecelakaan yang disebabkan tabrakan kereta komuter lain dengan taksi mogok di dekat lokasi kejadian. Polisi disebut masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Adapun The Guardian melalui artikel “Train Collision In Indonesia Kills 14 As Rescuers Work To Reach Survivors” mengangkat kesaksian korban selamat yang menggambarkan situasi mencekam saat kecelakaan terjadi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan, proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan. Dia juga menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia.
Baca juga : Reshuffle Terbatas, Prabowo Perkuat Tim Komunikasi
“Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kami dan seluruh pihak untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Dudy
Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria turut berbela sungkawa atas musibah tersebut. Dony menegaskan, instruksi Presiden Prabowo sangat jelas, yakni keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Saat ini, seluruh energi dikerahkan untuk memastikan layanan medis bagi para korban berjalan cepat dan tepat.
"Fokus utama kami saat ini bukan hanya pemulihan operasional jalur, tetapi memastikan setiap individu yang terdampak mendapatkan penanganan yang paling cepat dan terbaik," kata Dony.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya