RM.id Rakyat Merdeka - Jasa Raharja melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Transportasi Darat Bali di Tabanan, Bali, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan keselamatan transportasi melalui penguatan regulasi, manajemen risiko, dan mitigasi kecelakaan.
Kunjungan ini dihadiri Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan, Kepala Divisi Manajemen Risiko Emil F. Latief, Kepala Divisi Kepatuhan dan Hukum Gannis Indra S, serta Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bali Benyamin Bob Panjaitan. Dari pihak Poltrada Bali, hadir Wakil Direktur I Ari Budi Sulistyo, Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Yohan Wibisono, beserta jajaran.
Kegiatan diawali dengan peninjauan sarana dan prasarana kampus, khususnya fasilitas pengujian keselamatan transportasi. Rombongan meninjau sejumlah alat uji, seperti headlight tester robotik untuk mengukur intensitas dan arah sorot lampu, roller brake tester untuk menguji kinerja sistem pengereman, light retro reflector tester (APC tester) untuk memastikan daya pantul reflektor, serta over dimension estimator (ODOL) guna mendeteksi pelanggaran dimensi kendaraan secara akurat.
Baca juga : Ada Peran Dasco di Balik Kunjungan Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan menegaskan kolaborasi antara institusi pendidikan dan BUMN merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi yang komprehensif.
“Sinergi antara Jasa Raharja dan Poltrada Bali menjadi langkah penting dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan aspek kepatuhan, manajemen risiko, serta mitigasi kecelakaan dapat diimplementasikan secara terintegrasi, baik pada tingkat kebijakan maupun praktik lapangan,” kata Harwan.
Menurut Harwan, penguatan kerja sama dengan institusi pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan. Dukungan riset dan pengembangan dari dunia akademik dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif terhadap dinamika transportasi.
Baca juga : Jasa Raharja Pastikan Seluruh Ahli Waris Korban KRL Bekasi Telah Terima Santunan
Sebagai BUMN yang berfokus pada pelayanan publik, Jasa Raharja terus mendorong kolaborasi lintas sektor sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Melalui inovasi dan sinergi berkelanjutan, perusahaan memastikan masyarakat memperoleh layanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan.
Sinergi ini dinilai strategis bagi kedua belah pihak. Bagi Jasa Raharja, kolaborasi tersebut memperluas peran sebagai BUMN yang memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Sementara bagi Poltrada Bali, kerja sama ini memperkaya perspektif akademik dan praktik lapangan dalam mencetak sumber daya manusia transportasi yang kompeten dan berorientasi keselamatan.
Pertemuan juga menyoroti pentingnya penguatan regulasi nasional, khususnya dalam peningkatan standar kualifikasi pengemudi profesional. Selain kepemilikan surat izin mengemudi (SIM) sebagai syarat dasar, diperlukan program peningkatan kompetensi berkala melalui lembaga yang akuntabel dan kredibel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.