BREAKING NEWS
 

Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 17.330

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Senin, 4 Mei 2026 09:26 WIB
Foto: Rizki Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada awal perdagangan, Senin (4/5/2026), di tengah sentimen global yang masih diliputi ketidakpastian.

Rupiah tercatat naik 0,09 persen ke posisi Rp 17.330 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.346 per dolar AS pada Kamis (30/4/2026).

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS terpantau bervariasi. Ringgit Malaysia menguat 0,3 persen, yuan China naik 0,16 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,009 persen. Sementara itu, baht Thailand melemah 0,39 persen, won Korea Selatan turun 0,11 persen, dolar Singapura melemah 0,02 persen, serta yen Jepang turun 0,019 persen.

Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 17.366

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat menguat 0,04 persen ke level 98,04. Adapun rupiah juga menunjukkan penguatan terhadap sejumlah mata uang lainnya, seperti poundsterling Inggris yang menguat 0,28 persen ke Rp 23.566, euro naik 0,37 persen ke Rp 20.092, dan dolar Australia menguat 0,32 persen ke Rp 12.500.

Adsense

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen global, terutama meningkatnya ketegangan geopolitik dan penguatan dolar AS.

“Penguatan dolar AS didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah memanasnya konflik geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah. Investor kini beralih dari aset berisiko di negara berkembang ke dolar AS,” ujarnya dalam riset harian.

Baca juga : IHSG Dibuka Naik Tipis Ke Level 7.103

Ia menambahkan, kebijakan perdagangan AS seperti penerapan tarif impor baru turut berpotensi menambah tekanan di pasar keuangan global. Selain itu, kenaikan harga minyak dunia juga menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap inflasi global dan arah kebijakan suku bunga.

Dari sisi domestik, pergerakan rupiah dinilai masih sangat bergantung pada respons Bank Indonesia serta perkembangan situasi global dalam beberapa waktu ke depan.

“Intervensi di pasar valas dan stabilitas domestik akan menjadi penopang penting agar pelemahan rupiah tidak berlangsung lebih dalam,” katanya.

Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 17.287 Per Dolar AS

Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp 17.300 hingga Rp 17.750 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense