Dark/Light Mode

Indonesia Menang Tipis 3-2 Lawan Kanada di Laga Uber Cup 2026

Minggu, 26 April 2026 05:34 WIB
Thalita Ramadhani Wiryawan. (Foto : PBSI)
Thalita Ramadhani Wiryawan. (Foto : PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim bulutangkis putri Indonesia sukses membuka kiprah di Uber Cup 2026 dengan kemenangan tipis 3-2 atas Kanada di Denmark, Sabtu (25/4/2026).

Indonesia sempat tertinggal lebih dulu setelah tunggal putri Putri Kusuma Wardani takluk dari Michelle Li lewat pertarungan tiga gim 21-16, 11-21, 16-21 dalam 60 menit.

Namun, Merah Putih langsung merespons. Ganda putri Febriana Dwipuja Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menang dua gim langsung 23-12, 21-10 atas Jackie Dent/Crystal Lai.

Momentum berbalik pada partai ketiga. Debutan Thalita Ramadhani Wiryawan tampil impresif dan membawa Indonesia unggul 2-1 setelah menundukkan Wen Yu Zhang 21-16, 21-19 dalam 39 menit.

Baca juga : Sayap Indonesia-LKPN Tanam 2 Juta Pohon dan Loka Karya Nasional Juni 2026

Kemenangan Indonesia dipastikan oleh pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang mengalahkan Christian Choi/Josephine Wu dengan skor 21-18, 21-11, sekaligus mengunci keunggulan 3-1.

Pada partai terakhir, Ni Kadek Dhinda Amartya harus mengakui keunggulan Rachel Chan dengan skor 21-13, 19-21, 11-21. Meski kalah, Indonesia tetap menutup laga dengan kemenangan 3-2.

Thalita mengaku bersyukur bisa menyumbang poin penting sekaligus membalikkan keadaan untuk Indonesia.

Alhamdulillah saya bisa menang, bisa menyumbang poin untuk Indonesia dan sekarang berbalik unggul 2-1. Pastinya senang banget, excited juga. Saya dari dulu pengen banget main di Uber Cup dan tahun ini alhamdulillah bisa terpilih.”

Baca juga : Hendra Setiawan Debut Jadi Pelatih di Piala Thomas 2026

Ia menegaskan ingin menunjukkan semangat juang di lapangan sekaligus memberi dukungan kepada rekan setimnya.

“Pastinya saat masuk lapangan saya mau menunjukkan rasa semangat, pengen menang untuk kasih dukungan ke kak Putri juga kalau dia nggak sendiri karena kami di sini ada sebagai tim.”

Thalita mengakui sempat gugup di awal laga, namun mampu mengatasinya meski sempat kehilangan fokus di gim kedua.

“Ada rasa gugup di gim pertama tapi saya bisa mengatasinya. Di gim kedua saat sudah memimpin 18-14, saya sempat mengendurkan permainan, banyak angkat bola sementara dia punya kelebihan di bola atas. Saat sudah terkejar, mas Imam Tohari dan koh Didi terus mengingatkan untuk banyak menurunkan bola lagi, dipercepat lagi mainnya.”

Baca juga : DPR Puji Pupuk Indonesia: Pasokan Aman di Tengah Konflik Global, HET Turun 20%

Ia pun menilai masih perlu meningkatkan ketenangan dan konsistensi permainan ke depan.

“Evaluasinya saya harus bisa lebih tenang lagi, bisa lebih safe juga mainnya.”

Thalita juga menjadikan pengalaman kurang maksimal di BATC sebagai pelajaran penting.

“Pertandingan saya di BATC tidak bagus tapi itu jadi pelajaran bagaimana tidak berpikiran yang sudah lalu, yang lalu biarlah berlalu. Fokusnya ke depan yang akan datang.”

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.