BREAKING NEWS
 

Satelit Nusantara Lima Perkuat Konektivitas Digital Hingga Daerah 3T

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 12 Mei 2026 14:13 WIB
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman (kiri) bersama Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso di acara Peresmian Satelit Nusantara Lima, Jakarta, Senin (11/5/2026). (Foto: Sinar Mas)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama Sinar Mas meresmikan operasional Satelit Nusantara Lima (N5) sebagai upaya memperkuat konektivitas digital hingga ke wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) di Indonesia.

Peresmian operasional satelit tersebut digelar di Jakarta, Senin (11/5/2026). Acara dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara Adi Rahman Adiwoso.

Managing Director Sinar Mas Ferry Salman mengatakan, langkah berikutnya setelah Satelit Nusantara Lima memperoleh izin operasi adalah mempercepat penguatan konektivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga : SAHI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Perkuat Tata Kelola Haji Dan Umrah

“Langkah selanjutnya bagi kami setelah Satelit N5 mendapat izin untuk beroperasi adalah sesegera mungkin menjembatani konektivitas warga masyarakat, khususnya yang berada di kawasan terdepan dan terpencil, di penjuru negeri,” ujar Ferry dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, keberadaan Satelit Nusantara Lima diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik, mempercepat perputaran ekonomi daerah, mendorong inovasi, serta mendukung pemerataan pendidikan melalui akses internet yang andal.

Adsense

Ferry mengatakan, konektivitas digital menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi digital nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga : Telkomsel Perkuat Pendidikan Dan Literasi Digital Di Wilayah 3T Flores

Ia menilai kehadiran satelit tersebut juga menjadi simbol kemandirian Indonesia dalam pengembangan infrastruktur digital nasional sekaligus membuka peluang kerja sama regional di bidang teknologi dan inovasi.

“Kami percaya berlandaskan kekuatan kebersamaan dan inovasi yang sebelumnya telah mengantarkan satelit mengorbit, kita dapat melakukannya,” katanya.

Ferry menambahkan investasi pada konektivitas wilayah terpencil bukan semata-mata didorong kepentingan bisnis, melainkan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat dan bangsa.

Baca juga : Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Cabai Merah

Menurut dia, akses internet yang merata menjadi kebutuhan dasar untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama dalam pendidikan, layanan publik, hingga pengembangan ekonomi digital.

Satelit Nusantara Lima diharapkan dapat memperluas cakupan layanan internet di berbagai wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses jaringan telekomunikasi, terutama di kawasan kepulauan dan daerah pelosok Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense