Dark/Light Mode

Open Source Perkuat Kedaulatan Digital, Buka Peluang Talenta Muda

Selasa, 28 April 2026 15:38 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemanfaatan teknologi terbuka (open source) dan cloud lokal dinilai menjadi kunci dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus membuka peluang bagi pengembangan talenta digital muda.

Hal tersebut mengemuka dalam ajang Cloud Regional Open Source Summit Indonesia 2026 yang digelar di Universitas Jenderal Achmad Yani, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Mengusung tema “Mendorong Kedaulatan Digital Indonesia melalui Open Source”, forum ini menempatkan teknologi terbuka sebagai fondasi untuk memperkuat kemandirian data, keamanan siber, serta tata kelola digital yang transparan.

Perwakilan Cloud in Asia, Ryo Ardian mengatakan, penguatan ekosistem cloud nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Kolaborasi antara industri, kampus, dan komunitas menjadi kunci dalam membangun ekosistem cloud nasional yang berdaulat dan berkelanjutan,” kata Ryo.

Senada, CEO Sivali Cloud Technology, Wong Sui Jan menuturkan, open source merupakan pendekatan strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap platform tertutup. “Dengan open source, institusi memiliki kontrol lebih besar terhadap infrastruktur dan data, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan efisiensi,” ujarnya.

Baca juga : Jaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan, BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain

Forum tersebut turut menghadirkan pakar internet Onno W. Purbo yang menekankan pentingnya pengalihan anggaran lisensi teknologi untuk pengembangan inovasi dan talenta lokal.

“Kalau ada anggaran untuk lisensi, kenapa tidak dialihkan untuk mendanai startup? Anak-anak muda kita bisa berkembang,” katanya.

Ia juga menepis anggapan bahwa open source tidak kompatibel dengan perangkat modern. Menurutnya, sistem operasi Android yang digunakan secara luas merupakan contoh nyata penerapan open source.

Wakil Dekan II Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi Unjaya, Chanief Budi Setiawan menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi dan kolaborasi untuk mendukung transformasi digital berbasis kemandirian.

Forum ini juga menyoroti pentingnya penguatan kedaulatan data di sektor pemerintah, pendidikan, dan industri teregulasi. Institusi didorong untuk memanfaatkan teknologi seperti Ubuntu, OpenStack, dan Kubernetes guna memastikan kontrol terhadap data dan kepatuhan regulasi.

Baca juga : Jasa Raharja Perkuat Layanan Digital Samsat, Dorong Integrasi Data Nasional

Selain itu, agenda ini sejalan dengan kebijakan pemerintah, termasuk implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Nomor 27 Tahun 2022 serta dorongan migrasi dari platform proprietary menuju sistem terbuka.

Pada sesi diskusi, dosen sekaligus Sekretaris Program Studi Teknologi Informasi Unjaya, Dedy Hariyadi menyebut, open source menjadi media pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa karena bersifat terbuka dan terjangkau.

“Open source memungkinkan kolaborasi antarpraktisi dan menjadi sarana pemberdayaan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, talenta digital muda seperti Farah Zahira dan Andre Daegal menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi serta penguatan infrastruktur digital berbasis kolaborasi.

Farah menyampaikan bahwa pertumbuhan komputasi awan dan open source turut mendorong transformasi digital lintas sektor. Ia menambahkan perlunya dukungan pelatihan dan sertifikasi seperti yang disediakan oleh Canonical.

Baca juga : Trump Perpanjang Gencatan Senjatan, Iran Tetap Siaga

Adapun Andre menekankan pentingnya konsep federasi cloud untuk menciptakan ekosistem kolaboratif tanpa mengurangi kontrol institusi terhadap data.

Menurut dia, pengembangan solusi lokal seperti perangkat lunak integrasi server juga menjadi kontribusi nyata talenta muda dalam memperkuat kedaulatan digital nasional.

Ajang CROSS Indonesia 2026 diselenggarakan oleh Onno Center bersama Cloud in Asia dan Unjaya, serta didukung oleh Sivali Cloud Technology. Forum ini mengintegrasikan agenda Open Source Summit dan Ubuntu Release Party.

Melalui kolaborasi lintas sektor, forum ini diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem cloud nasional yang mandiri sekaligus memperluas peran talenta muda dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.