BREAKING NEWS
 

LIXIL Kembali Gelar Kompetisi Arsitektur LADC 2026

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 21 Mei 2026 18:20 WIB
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan solusi air dan hunian berkelanjutan, LIXIL, kembali menggelar LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kemajuan industri arsitektur dan desain di Indonesia.

Kompetisi yang pertama kali digelar pada 2019 itu kembali menghadirkan panel juri internasional dari kalangan arsitek ternama, di antaranya Andra Matin, Gregorius Supie, dan Richard Wood.

Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia Arfindi Batubara mengatakan LADC 2026 mengangkat tema “ARCHIPELAGO DIALOGUES: Architecture as a Space of Co-Creation”.

Menurut dia, tema tersebut berangkat dari karakter Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki keragaman budaya, alam, serta tantangan pembangunan yang berbeda-beda.

Baca juga : PHI Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026

“Indonesia adalah negara kepulauan dengan ribuan identitas. Dari pulau-pulau kecil, kota-kota besar, kekayaan alam dan budaya, perbedaan infrastruktur, hingga tantangan spesifik seperti perubahan iklim ataupun tekanan urbanisasi,” ujar Arfindi dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, LADC tidak hanya mencari desain yang menarik secara visual, tetapi juga gagasan yang mampu menjadi solusi bagi tantangan masa depan.

Adsense

Melalui kompetisi itu, LIXIL juga ingin mendorong lahirnya ruang dialog dan eksplorasi ide terkait desain yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain menghadirkan penjurian bertaraf internasional, LADC 2026 menawarkan sejumlah apresiasi bagi para pemenang, seperti kesempatan mengikuti Studio Exchange di firma arsitektur global Snøhetta dan perjalanan arsitektur ke Nagoya, Jepang.

Baca juga : BI: Keyakinan Konsumen April 2026 Tetap Terjaga

Kompetisi tersebut dibagi ke dalam dua kategori, yakni Professional Category dan Student Category.

Professional Category diperuntukkan bagi anggota Ikatan Arsitek Indonesia yang memiliki Sertifikat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) aktif. Sementara Student Category terbuka untuk mahasiswa aktif program studi arsitektur jenjang S1 dan S2, peserta Program Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), serta lulusan arsitektur dengan masa kelulusan maksimal dua tahun.

Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka mulai 18 Mei hingga 5 Juli 2026 dan seluruh proses kompetisi dilaksanakan secara daring.

Salah satu juri LADC 2026, Gregorius Supie, berharap kompetisi tersebut dapat memacu kreativitas arsitek Indonesia sekaligus mendorong perkembangan industri arsitektur nasional.

Baca juga : BRINS Kembali Raih Penghargaan Maipark Award 2026

“Saya berharap sayembara ini mampu mengobarkan semangat berarsitektur yang semakin kreatif, sekaligus menjadi pendorong dalam memajukan industri arsitektur di Indonesia,” kata Gregorius.

Pengumuman pemenang akan dilakukan dalam sesi awarding yang menjadi bagian dari agenda LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) pada 12 Agustus 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense