Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Masalah Kota Kian Kompleks, DPR Dukung Tim Arsitektur Prabowo
Rabu, 24 Desember 2025 13:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi rencana Presiden Prabowo Subianto membentuk tim arsitektur perkotaan. Menurutnya, langkah tersebut strategis untuk menjawab persoalan perkotaan dan kependudukan yang kian kompleks.
Saleh menilai penataan kota seharusnya menjadi fondasi utama dalam pembangunan jangka panjang. Ia mencontohkan bagaimana banyak negara maju secara serius merancang kota sejak awal berdiri.
“Kalau di luar negeri, pemerintah dengan sengaja menata kota sejak awal berdiri. Tidak serta-merta menjadi sempurna, tentu perlu waktu panjang dengan berbagai perkembangan yang melintasinya,” kata Saleh kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan, kota-kota besar dunia memiliki sejarah dan karakter yang kuat karena dirancang dengan perencanaan matang. Proses tersebut, menurutnya, tidak lepas dari tantangan dan pengorbanan.
Baca juga : Komit Tingkatkan Kompetensi SDM, Askrindo Dukung Program Sertifikasi Profesi
“Kalau mau sedikit rajin, silakan membaca sejarah kota-kota di negara maju. Semua kota pasti punya cerita dan keunikan masing-masing, termasuk kisah heroik di balik pembentukannya,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum PAN itu menyebut kota-kota di Indonesia sejatinya juga memiliki cerita dan potensi. Namun, dalam praktik pembangunan, banyak rencana awal yang melenceng di tengah jalan.
“Sering kali alur pembangunan kota justru diambil alih pengusaha dan pemilik modal. Masyarakat yang tidak punya kekuasaan tentu sulit melawan. Akhirnya semua diselesaikan dengan tawar-menawar, bahkan kadang dengan cara-cara yang tidak wajar,” ucapnya.
Saleh menduga kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Presiden Prabowo menggagas pembentukan tim arsitektur perkotaan. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa upaya tersebut tidak mudah, mengingat banyak kota besar di Indonesia sudah terlanjur padat.
Baca juga : Lansia Di Jombang Terima Bantuan Becak Listrik Dari Prabowo
“Menentukan titik awalnya saja sudah sulit. Kalau mau direstrukturisasi, biayanya pasti sangat besar,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada ketegasan pemerintah dalam penegakan hukum. Aturan yang jelas dan kuat dinilai menjadi syarat utama agar tim arsitektur perkotaan dapat bekerja efektif.
“Kalau itu mau dilakukan, pemerintah harus bertangan besi. Harus dimulai dari aturan hukum yang tegas. Tanpa itu, tim yang disiapkan pasti tidak bisa bekerja maksimal,” tegas Saleh.
Selain penegakan hukum, ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, seluruh rencana yang telah disepakati harus dijalankan secara serentak.
Baca juga : Di Hadapan Kader, Paloh Tegaskan NasDem Dukung Penuh Prabowo-Gibran
“Kalau dilaksanakan parsial, dikhawatirkan tidak akan berhasil. Apalagi sering kali pemerintah daerah kesulitan menyelesaikan persoalan di wilayahnya sendiri. Dalam konteks ini, arahan pemerintah pusat sangat penting,” tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berharap setiap ibu kota provinsi hingga kabupaten/kota memiliki tim arsitektur yang membantu kepala daerah menyusun masterplan pembangunan kawasan perkotaan.
Menurut Prabowo, perencanaan kota yang bersih, indah, dan asri akan memberikan dampak besar, sekaligus menjadi langkah strategis untuk mewujudkan wajah Indonesia yang lebih tertata dan menarik di mata dunia.
“Saya berharap tiap ibu kota provinsi dan kabupaten/kota ada tim arsitektur. Panggil dari semua fakultas arsitektur untuk bantu bupati, wali kota, dan gubernur bikin masterplan kota yang bersih, indah, dan asri. Nanti luar biasa dampaknya,” kata Prabowo saat meresmikan akad massal 50.030 KPR FLPP di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya