BREAKING NEWS
 

Bio Farma Bidik Pasar Vaksin Amerika Latin Dan Karibia

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 26 Mei 2026 13:16 WIB
Direktur Sales Bio Farma Fitri Puspadewi memaparkan peluang kerja sama vaksin dan life science di forum diplomasi ekonomi Indonesia-Amerika Latin dan Karibia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Dok. Bio Farma

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bio Farma (Persero) memperluas ekspansi pasar internasional dengan membidik kerja sama vaksin dan produk life science di kawasan Amerika Latin dan Karibia. Langkah itu dilakukan melalui forum diplomasi ekonomi yang digelar Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Kamis (21/5).

Forum bertajuk 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean itu berlangsung di Ruang Nusantara, Gedung Utama Kementerian Luar Negeri.

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, hingga perwakilan negara-negara Amerika Latin dan Karibia.

Hadir dalam forum itu antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Andre Omer Siregar, Managing Director Global Relations & Governance BPI Danantara Mohamad Al-Arief, Wakil Ketua Umum Bidang Luar Negeri KADIN Bernardino Moningka Vega, serta Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Grata Endah Werdaningtyas.

Dalam agenda tersebut, Bio Farma Group menjadi salah satu perusahaan yang menyampaikan business pitching bersama Danantara Indonesia, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi, PT PLN Indonesia Power, PT Dirgantara Indonesia, PT Astra Otoparts Tbk., Polytron, dan FKS Group.

Baca juga : Amerika Serikat Melindungi Warganya dari Ebola

Direktur Sales Bio Farma Fitri Puspadewi mengatakan, kerja sama internasional yang dibangun perusahaan tidak hanya berorientasi perdagangan, tetapi juga penguatan kapasitas dan transfer teknologi di sektor kesehatan.

“Bio Farma memandang kerja sama internasional tidak hanya sebatas hubungan perdagangan, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas, transfer teknologi, serta pembangunan ekosistem kesehatan yang berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang memberikan manfaat bersama bagi seluruh pihak,” ujar Fitri.

Menurut dia, kawasan Amerika Latin dan Karibia menjadi wilayah strategis karena memiliki kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang dan peluang kolaborasi jangka panjang yang cukup besar.

Adsense

“Kami melihat adanya kesamaan tantangan dalam memperluas akses kesehatan, sehingga kolaborasi dapat dibangun dengan pendekatan kebutuhan dan manfaat bersama,” katanya.

Selama ini, Bio Farma Group telah menjalin kerja sama dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia melalui mekanisme suplai rutin lewat Pan American Health Organization (PAHO), maupun kerja sama bilateral dengan sejumlah negara seperti Argentina, Meksiko, dan Peru melalui Phapros.

Baca juga : Bank Mandiri Taspen Bikin Masa Pensiun Koeswanto Tenang dan Tetap Produktif

Dalam forum tersebut, Bio Farma juga memperkenalkan kapasitas perusahaan sebagai perusahaan life science nasional yang bergerak di bidang pengembangan, produksi, dan distribusi vaksin serta produk kesehatan lainnya.

Perusahaan turut menawarkan kemampuan di bidang riset dan pengembangan, manufaktur, sistem mutu, hingga pengalaman membangun kemitraan global.

Bio Farma menilai peluang kerja sama dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia masih terbuka lebar. Mulai dari perdagangan vaksin dan produk life science, transfer teknologi, penelitian bersama, hingga penguatan kapasitas manufaktur dan sistem kesehatan.

Fitri mengatakan, partisipasi dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan memperluas pasar sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai kesehatan global.

“Forum seperti ini membuka peluang kolaborasi baru sekaligus memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan pasar internasional. Interaksi dengan berbagai pemangku kepentingan global juga menjadi langkah penting untuk memperluas jaringan, mendorong inovasi, dan meningkatkan daya saing Bio Farma di tingkat internasional,” jelasnya.

Baca juga : Puji Fasilitas Fast Track, Gerindra Kawal Layanan Haji 2026

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma juga melihat keterlibatannya dalam forum internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi dan kesehatan Indonesia di tingkat global.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses produk kesehatan sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di pasar internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense