BREAKING NEWS
 

HSBC TradeCash, Finance Digital Mengakses Modal Kerja Cepat

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 25 Juni 2026 11:26 WIB
(Kiri ke kanan) Venkatraman Panchapakesan, Asia Head of Products and Propositions, Global Trade Solutions HSBC - Stuart Rogers, Presiden Direktur HSBC Indonesia - Delia Melissa, Country Head of Global Trade Solutions HSBC Indonesia saat peluncuran HSBC TradeCash di Jakarta, Kamis (25/6/2026). (Foto: Dok HSBC)

RM.id  Rakyat Merdeka - HSBC Indonesia resmi meluncurkan solusi trade finance HSBC TradeCash. Layanan terbaru ini memungkinkan nasabah mencairkan modal kerja dengan mengunggah faktur penjualan (invoice) dengan proses mudah dan cepat.

Nasabah yang memenuhi kriteria dapat menerima modal kerja dalam hitungan menit setelah seluruh informasi yang diperlukan telah disampaikan dan disetujui melalui HSBCnet tanpa perlu menyertakan dokumen perdagangan konvensional.

Skema ini memungkinkan bisnis memperoleh likuiditas lebih cepat dari siklus pembayaran yang umumnya mencapai 30 hari atau lebih.

Layanan HSBC TradeCash menjembatani kesenjangan arus kas, mengurangi beban administrasi dan mendukung pertumbuhan bisnis. Kebutuhan modal kerja meningkat di tengah volatilitas geopolitik dan tren kenaikan suku bunga global.

Baca juga : Barantin Dan Mendes Sepakat Kerja Sama Percepat Ekspor Dari Desa

Survei terbaru HSBC terhadap 3.000 pebisnis dan investor mencatat bahwa 88 persen responden menyusun ulang alokasi modal sebagai respons terhadap volatilitas yang meningkat.

Sementara 89 persen responden secara aktif memperbesar penempatan modal di pasar dengan pertumbuhan tinggi.

Adsense

Head Global Trade Global Solution HSBC Indonesia, Delia Melissa mengatakan, di tengah volatilitas yang meningkat, siklus pembayaran panjang, dan kenaikan biaya operasional, akses terhadap modal kerja kini telah menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga likuiditas dan pertumbuhan.

"Kemudahan akses modal kerja menjadi faktor krusial yang menentukan daya saing, khususnya bagi pebisnis Indonesia yang sedang ekspansi pasar ekspor," ujar Delia dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Baca juga : MSCI Pertahankan RI Di Emerging Market, Soroti Akses Pasar Modal

Sementara itu, Global Head of Trade HSBC Viviek Ramachandran menyatakan, HSBC TradeCash dirancang untuk membantu nasabah memaksimalkan kas yang tertahan dalam piutang, melalui proses digital yang cepat dan meminimalisir beban administratif.

“Dengan menghadirkan akses pendanaan yang cepat, kami membantu bisnis mengalihkan fokus dari pengelolaan dokumen ke pemenuhan pesanan, investasi, dan ekspansi," ujar Vivek.

Ia menambahkan, gejolak geopolitik dan perang tarif turut mendorong kenaikan harga barang serta keterlambatan pengiriman, memperbesar kebutuhan akan solusi modal kerja yang mudah diakses dan efisien.

"Layanan HSBC TradeCash melengkapi solusi trade finance HSBC yang sudah ada, termasuk HSBC TradePay, solusi digital untuk mengakses pembiayaan dan membayar pemasok dengan lebih cepat," ujarnya. 

Baca juga : Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap Jepara

Survei HSBC juga menyebutkan pebisnis menyadari bahwa siklus pembayaran yang lebih panjang menahan kas dan menambah tekanan likuiditas sehari-hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense