RM.id Rakyat Merdeka - PT Blue Bird Tbk secara konsisten melakukan penyaluran Program Beasiswa Bluebird Peduli bagi anak pengemudi dan karyawan sejak 1998 sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama. Melalui salah satu pilar keberlanjutan BlueLife, yang berfokus pada kesejahteraan sosial, program ini tidak hanya hadir sebagai dukungan pendidikan, tetapi juga menjaga harapan keluarga agar anak-anak mereka dapat terus belajar, berkembang, dan memiliki kesempatan yang lebih baik di masa depan.
Salah satu cerita dari perjalanan tersebut hadir melalui Annisya Rizky Novalia, anak dari pengemudi Bluebird sekaligus alumni penerima Program Beasiswa Bluebird Peduli, yang menerimanya pada tahun 2016, saat menempuh pendidikan di jenjang SMA.
Dukungan serupa juga didapatkan oleh saudara-saudaranya yang juga menerima beasiswa. Bagi Annisya, beasiswa tersebut lebih dari sekadar membantu perjalanan pendidikan, tetapi juga bagian dari kerja keras sang ayah yang membuka jalan bagi masa depan anak-anaknya.
Baca juga : Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap MLAA 2026
Annisya juga berkomitmen bahwa pendidikan selalu menjadi hal yang ia usahakan dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya karena ingin lulus atau mendapatkan pekerjaan yang baik, tetapi karena dapat membantunya melihat hidup dengan lebih luas.
Dari pendidikan, ia belajar punya arah, pertimbangan, dan membangun masa depan dengan lebih yakin. Kini, Annisya dan kedua saudaranya sama-sama berkarir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Beasiswa ini sangat berarti untuk saya dan keluarga. Melihat Papa bekerja keras setiap hari sebagai pengemudi, saya belajar bahwa kesempatan harus dijaga dengan usaha. Papa membuka jalan lewat kerja kerasnya, sementara saya berusaha melanjutkan jalan itu dengan menyelesaikan pendidikan dan terus berproses sampai akhirnya bisa bekerja,” ujar Annisya.
Baca juga : PLN EPI Tanam 1.680 Mangrove di Karawang untuk Mitigasi Perubahan Iklim
Pada periode ini, program Beasiswa Bluebird Peduli disalurkan kepada 1.945 anak pengemudi dan karyawan, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, termasuk anak berkebutuhan khusus. Sejak dijalankan pada tahun 1998, program yang diberikan dua kali dalam setahun ini secara kumulatif telah mencapai hingga 70.000 penerima manfaat.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyampaikan, pengemudi dan karyawan merupakan bagian yang paling penting dari perjalanan Bluebird Group. Karena itu, pihaknya percaya bahwa dukungan kepada mereka juga perlu menyentuh keluarga dan masa depan anak-anak mereka.
"Melalui Program Beasiswa Bluebird Peduli, kami ingin terus membuka ruang bagi anak-anak pengemudi dan karyawan untuk belajar, mengasah potensi, dan mempersiapkan masa depan dengan lebih percaya diri,” ujarnya.
Baca juga : PTPN Group Tanam 142.400 Pohon, Gerakkan Karyawan Lewat Program One Man One Tree
Dukungan pendidikan tersebut juga berlanjut setelah beasiswa diberikan. Bluebird Group juga menghadirkan Generasi Biru sebagai wadah pengembangan bagi penerima Beasiswa Bluebird Peduli. Melalui wadah ini, para penerima beasiswa dapat saling terhubung mengikuti berbagai sesi pengembangan diri, mulai dari pembekalan keterampilan, penguatan motivasi, hingga wawasan yang relevan dengan kebutuhan masa depan, dan lebih siap memasuki dunia kerja.
“Bagi kami, Generasi Biru menjadi ruang bagi para penerima beasiswa untuk melihat peluang yang lebih luas setelah mereka mendapatkan dukungan pendidikan. Kami percaya, anak-anak pengemudi dan karyawan memiliki potensi yang besar. Tugas kami adalah memastikan dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan pendidikan, tetapi juga membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk tumbuh bersama,” tutup Andre.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.