Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pramono: Penangan Banjir Rob Jadi Program Prioritas Pemprov DKI
Senin, 8 Desember 2025 20:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penanganan rob di Jakarta telah dipersiapkan secara matang jauh sebelum puncak pasang air laut pada awal Desember 2025.
Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas prediksi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut jika tanggul Pantai Mutiara jebol, air dapat mencapai kawasan Monas.
“Kami sudah mengantisipasi sejak awal dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin. Saya sudah langsung ini menjadi prioritas. Maka kenapa di Muara Angke yang tentunya kalau tidak ada antisipasi itu pasti rob-nya jauh lebih tinggi,” ujar Pramono di Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (8/12/2025).
Baca juga : PLN Indonesia Power Bantu 600 KK Korban Banjir Sumbar, Jamin Pasokan Listrik
Pramono menjelaskan, rob yang terjadi beberapa hari lalu dipicu fenomena supermoon yang menyebabkan pasang air laut meningkat signifikan.
“Jadi supermoon itu bulan penuh, dan dari 15 hari yang lalu kami sudah mempersiapkan di Pemerintah DKI Jakarta. Termasuk di beberapa titik terutama di tempat ini, kemudian di Muara Baru, di Muara Angke, di Martadinata, dan sebagainya,” jelasnya.
Ia juga memaparkan adanya pembagian wilayah tanggung jawab antara berbagai institusi. Pemprov DKI Jakarta memonitor ketat sejumlah titik tanggul yang bocor di Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru, RE Martadinata, dan Marunda Pulo.
Baca juga : MMKSI Bantu Korban Banjir Sumatera Dan Sediakan Program Servis Khusus
“Memang yang menjadi problem adalah salah satunya ada yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU, ada yang menjadi tanggung jawab Pelindo, ada yang menjadi tanggung jawab KKP, ada yang menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI. Nah, yang seperti ini kenapa kok ada seperti dibagi-bagi? Yaitu adalah kesepakatan yang pada waktu itu dilakukan,” ujarnya.
Meski demikian, Pramono menegaskan, Pemprov DKI tetap menjadi pihak utama yang harus memastikan perlindungan kawasan pesisir Jakarta.
“Maka kami segera menangani, karena ini sekarang rob-nya untuk bulan depan atau bulan-bulan ke depan pasti masih ada, tetapi puncaknya memang kemarin ini,” katanya.
Baca juga : Andiniya KP: Pemekaran Brebes Selatan Tak Boleh Jadi Komoditas Politik
Untuk memastikan penanganan maksimal, sejumlah wilayah pesisir kini masuk prioritas pengawasan, termasuk koordinasi dengan kementerian terkait.
“Maka di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green Bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing Marunda, saya meminta untuk ini dikoordinasikan,” tutur Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya