BREAKING NEWS
 

Kelola Emas 8,06 Ton, Nasabah Bulion BSI Melonjak 700 Persen Per Juni 2026

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 29 Juli 2026 15:49 WIB
Foto: Dok. BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI melalui layanan bank bulion, telah memperdagangkan sebanyak 8,06 ton emas dengan jumlah nasabah lebih dari 1,3 juta orang per Juni 2026.

Sejak awal tahun 2026, jumlah nasabah bulion meningkat 700 persen secara tahunan (year on year/yoy), sekaligus mendorong pertumbuhan Fee-Based Income (FBI) bisnis emas hingga 712 persen yoy.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan, kinerja tersebut memperlihatkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

“Momentum ini semakin menguat sejak BSI menjadi bank emas (bullion bank) pertama di Indonesia, yang menghadirkan ekosistem bisnis emas terintegrasi mulai dari Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bank bulion,” ujar Cahyo dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat masyarakat. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat kini dapat mulai memiliki emas mulai dari Rp50 ribu, sehingga investasi emas menjadi lebih inklusif, mudah dijangkau, aman, dan praktis.

Baca juga : Pelindo Makin Cuan Ditopang Danantara, Laba Semester I Meroket 60 Persen

Nasabah dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara real-time selama 24/7 kapan pun dan di mana pun.

“Transformasi digital tersebut memperluas akses investasi bagi masyarakat dari berbagai segmen tanpa harus datang ke kantor cabang,” kata Cahyo.

Selain memperkuat layanan digital, BSI juga terus mengakselerasi penetrasi pasar emas fisik melalui BSI Gold.

Adsense

Saat ini, BSI Gold telah hadir di toko emas resmi rekanan BSI yang berlokasi di sentra emas nasional.

Dia menegaskan, kehadiran tersebut menjadi langkah awal perluasan jaringan distribusi BSI Gold, yang ke depan diarahkan untuk menjangkau toko-toko emas di berbagai wilayah Indonesia agar semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Baca juga : Transformasi BUMN Berbuah Manis, Laba Pupuk Indonesia Melonjak 253 Persen

Menurut Cahyo, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan dan perilaku masyarakat yang cenderung lebih selektif dalam berinvestasi, emas semakin menjadi pilihan untuk menjaga nilai aset.

"Melalui layanan bullion, kami ingin menghadirkan investasi emas yang semakin mudah, aman, dan terjangkau sehingga masyarakat dapat mulai langkah emasnya dalam membangun aset jangka panjang," ucapnya.

Cahyo menekankan, pertumbuhan bisnis bulion tidak hanya memperkuat posisi BSI sebagai bank dengan layanan ekosistem emas syariah nasional. Tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan pendapatan berbasis fee yang semakin signifikan bagi perseroan.

“Layanan bullion melengkapi ekosistem emas BSI yang sebelumnya telah menghadirkan layanan cicil emas dan gadai emas serta penjualan BSI Emas,”  ujarnya. 

Secara total, outstanding gadai emas dan cicil emas mencapai Rp 30,5 triliun per periode Juni 2026 dengan pertumbuhan 80,50 persen.

Baca juga : Perbankan Persempit Aliran Dana Judi Online

Hingga Juli 2026, kontribusi bisnis emas telah mendorong fee-based income mencapai sekitar Rp 2,10 triliun, atau tumbuh 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cahyo mengatakan, BSI optimistis prospek bisnis emas akan terus menguat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan diversifikasi investasi dan melindungi nilai kekayaan. Sekaligus edukasi langkah emas untuk mencapai impian masa depan seperti keinginan berhaji, memiliki rumah, atau perencanaan keuangan lainnya.

“Dengan ekosistem bulion yang semakin lengkap, BSI menargetkan bisnis emas menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah di Indonesia,” pungkas Cahyo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense