BREAKING NEWS
 

Tuntun Sekuritas Perkuat Keputusan Investasi Lewat AI Dan Riset

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 5 Agustus 2026 19:07 WIB
Direktur Tuntun Sekuritas Indonesia Ricki Juliandi memaparkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan riset pasar dalam Tuntun Investment Talk bertajuk Modern Trading & Investing di Era AI di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Tuntun Sekuritas Indonesia memperkuat transformasi investasi modern melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan riset pasar. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu investor mengambil keputusan investasi yang lebih cepat, terukur, dan sesuai profil risiko di tengah perkembangan pasar modal Indonesia.

Komitmen itu disampaikan dalam Tuntun Investment Talk bertajuk Modern Trading & Investing di Era AI yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Perusahaan menilai penguatan teknologi, riset, dan literasi investasi menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya partisipasi investor di pasar modal.

Direktur Tuntun Sekuritas Indonesia Ricki Juliandi mengatakan, perkembangan teknologi telah mengubah cara investor mengakses informasi, membaca peluang, dan mengambil keputusan investasi. Menurut dia, investor kini membutuhkan informasi yang cepat, relevan, dan mudah dipahami untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Baca juga : Industri TPT Tumbuh 6,36 Persen Investasi 2,7 Triliun Perkuat Optimisme Sektor

"Investor membutuhkan informasi lebih cepat, insight lebih relevan, serta dukungan teknologi memahami pasar lebih baik," ujar Ricki.

Ricki menjelaskan, Tuntun Investment Talk menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan AI, teknologi, dan riset dalam investasi. Pendekatan tersebut diharapkan membantu investor meningkatkan kualitas analisis tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Tuntun AI, fitur generative AI saham yang diluncurkan pada April 2026. Fitur tersebut menjadi bagian dari pengembangan aplikasi Tuntun bersama AI Broker Summary, Tuntun Research, Market Radar, Concept Sector, serta Investing & Trading Selection.

Adsense

Menurut Ricki, Tuntun AI tidak dirancang menggantikan keputusan investor. Teknologi tersebut berfungsi mempercepat proses analisis, memperkaya informasi, dan membantu memahami kondisi pasar secara lebih efisien.

Baca juga : Aturan Direvisi Untuk Beri Kepastian Hukum

"AI bukan pengganti judgment investor. Teknologi membantu memahami pasar lebih efisien dan terarah," katanya.

Berdasarkan data internal perusahaan, Tuntun AI telah melayani lebih dari 50.000 pertanyaan pengguna dan menghasilkan lebih dari 1,2 juta analisis sejak diluncurkan. Perusahaan menyebut fitur tersebut membantu pengguna memahami data pasar hingga 70 persen lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Selain teknologi AI, Tuntun Sekuritas Indonesia juga memperkuat layanan riset sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Saat ini, Tuntun Research mencakup lebih dari 600 emiten dengan dukungan high-frequency short-term report analysis yang diperbarui secara berkala mengikuti dinamika pasar.

Ricki mengatakan, riset tetap menjadi fondasi penting dalam investasi meskipun teknologi berkembang pesat. Kombinasi AI dan riset diharapkan membantu investor memahami peluang sekaligus mengelola risiko secara lebih terukur.

Baca juga : PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga

Dia menilai prospek ekonomi Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang kuat. Fundamental ekonomi, perkembangan sektor produktif, serta meningkatnya jumlah investor menjadi faktor yang mendukung optimisme terhadap pasar modal nasional.

"Kami optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia dengan dukungan teknologi, riset, dan literasi investasi," ujar Ricki.

Menurut Ricki, literasi investasi di era digital tidak lagi hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan transaksi. Investor juga perlu memahami informasi, mengenali risiko, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab sebelum mengambil keputusan investasi.

Tuntun Sekuritas Indonesia berharap penguatan teknologi, riset, dan edukasi dapat membangun ekosistem investasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan digital. Perusahaan juga menilai kolaborasi dengan investor, komunitas, media, dan pemangku kepentingan pasar modal menjadi bagian penting dalam memperluas literasi investasi modern di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense