BREAKING NEWS
 

Persemaian Kemampo Sumsel Resmi Dibuka, Bisa Produksi 10 Juta Bibit

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 8 Agustus 2026 10:35 WIB
Foto: APP

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan APP Group meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (7/8/2026).

Kehadiran pusat persemaian tersebut diharapkan memperkuat ketersediaan bibit berkualitas untuk rehabilitasi hutan dan lahan, penghijauan, agroforestri, serta berbagai gerakan penanaman di Sumatera Selatan dan wilayah sekitarnya.

Peresmian dilakukan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, DPRD Sumatera Selatan, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah. Kegiatan tersebut juga dihadiri para kepala daerah se-Sumatera Selatan dan sejumlah pemangku kepentingan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, pembangunan pusat persemaian tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pusat-pusat persemaian dan menyediakan bibit berkualitas di berbagai daerah. Langkah itu menjadi bagian dari upaya mendukung program Indonesia ASRI melalui gerakan penghijauan di desa, kota, dan kabupaten.

“Bapak Presiden Prabowo secara spesifik memerintahkan kami untuk menyiapkan persemaian dan bibit-bibit unggul untuk menghijaukan desa, kota, dan kabupaten di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program Indonesia ASRI,” kata Raja Juli dalam keterangan yang diterima di Banyuasin, Jumat.

Baca juga : Dukung Program ASRI Prabowo, Kemenhut Siapkan 70 Juta Bibit Unggul per Tahun

Ia menyebut Kementerian Kehutanan saat ini memiliki 59 persemaian, termasuk sembilan pusat persemaian besar, salah satunya Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo. Secara keseluruhan, sekitar 70 juta bibit tersedia di jaringan persemaian Kementerian Kehutanan di seluruh Indonesia.

Raja Juli mengatakan jenis bibit yang diproduksi perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian terkait, dan dunia usaha diperlukan agar bibit dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo berdiri di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan kapasitas produksi mencapai 5 juta hingga 10 juta batang bibit per tahun. Fasilitas tersebut memproduksi berbagai jenis bibit kayu-kayuan, tanaman serbaguna atau Multi Purpose Tree Species (MPTS), dan tanaman estetika untuk mendukung pemulihan lingkungan serta pembangunan lanskap hijau berkelanjutan.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan keberadaan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo menjadi dukungan penting bagi upaya pelestarian hutan dan lingkungan di daerahnya. Menurut dia, masyarakat Sumatera Selatan memiliki komitmen kuat untuk menjaga kelestarian hutan sehingga keberadaan fasilitas tersebut semakin memperkuat upaya penghijauan.

Adsense

“Kami mengapresiasi Kementerian Kehutanan serta seluruh mitra yang telah berkolaborasi menghadirkan fasilitas ini bagi Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.

Baca juga : Menhut Bawa Salam ASRI Prabowo untuk Warga Sumsel

Herman menekankan keberhasilan menjaga kelestarian hutan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi modal penting untuk menjaga hutan sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan APP Group. Kementerian Kehutanan menyediakan lahan, sedangkan APP Group memberikan dukungan pembangunan pusat persemaian dan Kementerian Pekerjaan Umum membangun sistem penyiraman atau watering system.

Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat infrastruktur lingkungan. Investasi yang dilakukan tidak hanya mencakup pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga sistem produksi bibit yang efisien dan berkualitas untuk mendukung rehabilitasi hutan dan lahan dalam jangka panjang.

Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata mengatakan dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk mendukung agenda pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurut dia, pemerintah memiliki arah, kebijakan, dan mandat, sementara dunia usaha dapat mendukung serta memperkuat pelaksanaannya melalui kolaborasi.

“Sebagai bagian dari dunia usaha, APP Group menyadari bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama,” kata Suhendra.

Baca juga : Kemenhut Tangani Konflik Beruang Madu di Riau, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Ia mengatakan keterlibatan APP Group dalam pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjadi mitra strategis pemerintah. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan program lingkungan dan memastikan manfaat pusat persemaian dapat dirasakan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan.

Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo menyediakan bibit berkualitas secara gratis untuk mendukung kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan. Bibit tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, komunitas, kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, TNI/Polri, Pramuka, serta pihak lain yang terlibat dalam gerakan penanaman dan penghijauan.

Selain mengejar peningkatan volume produksi, pusat persemaian tersebut menerapkan pendekatan produksi modern untuk menjaga kualitas bibit dan meningkatkan efisiensi pengelolaan. Pendekatan itu diharapkan meningkatkan peluang hidup tanaman setelah didistribusikan dan ditanam di berbagai wilayah.

Pengembangan pusat persemaian tersebut juga mendukung kebijakan Kementerian Kehutanan untuk memperluas jaringan persemaian berteknologi modern. Dengan jaringan tersebut, distribusi bibit berkualitas diharapkan dapat dilakukan secara lebih mudah ke daerah yang membutuhkan.

Peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo turut dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama kepala daerah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit kepada mitra serta peninjauan fasilitas pusat persemaian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense