BREAKING NEWS
 

Rupiah Melemah Ke Rp 17.881, Pasar Cermati Sentimen Global

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 13 Agustus 2026 09:28 WIB
Foto: Ng Putu Wahyu Rama/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Kamis (13/8/2026) melemah 0,02 persen atau empat poin menjadi Rp 17.881 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya Rp 17.877 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS bervariasi. Dolar Taiwan menguat 0,26 persen, won Korea Selatan naik 0,14 persen, rupee India menguat 0,11 persen, baht Thailand naik 0,07 persen, yen Jepang menguat 0,04 persen, dolar Singapura naik 0,02 persen, dan yuan China menguat 0,02 persen.

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,01 persen ke level 99,89.

Baca juga : Rupiah Tertekan Ke Rp 17.872, Pasar Cermati Inflasi AS

Adapun rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,10 persen menjadi Rp 24.120, terhadap euro menguat 0,06 persen menjadi Rp 20.583, dan terhadap dolar Australia menguat 0,01 persen menjadi Rp 12.613.

Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

Adsense

“Ruang penguatan terbuka menyusul rilis data terbaru yang menunjukkan tingkat inflasi atau laju kenaikan harga barang di AS kembali mengalami moderasi atau melandai,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Baca juga : Rupiah Tertekan Pagi Ini, Melemah Ke Rp 17.797

Dari dalam negeri, Lukman mengatakan, sentimen pasar juga didukung keputusan lembaga penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertahankan kebijakan pembekuan indeks Indonesia.

Menurut dia, MSCI tidak melakukan penghapusan saham secara besar-besaran seperti yang terjadi pada tinjauan periode sebelumnya sehingga memberikan sentimen positif bagi pasar domestik.

Meski demikian, potensi penguatan rupiah diperkirakan terbatas karena ketidakpastian terkait prospek perdamaian di kawasan Timur Tengah masih menjadi sentimen penahan pergerakan mata uang domestik.

Baca juga : Rupiah Awal Pekan Menguat Ke Rp 17.821 Per Dolar AS

“Potensi penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas. Ketidakpastian yang masih berselimut di sekitar prospek perdamaian kawasan Timur Tengah terus menjadi penahan pergerakan mata uang rupiah,” katanya.

Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.800 hingga Rp 17.900 per dolar AS sepanjang perdagangan Kamis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense