RM.id Rakyat Merdeka - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Tuban, Jawa Timur, yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk, telah resmi beroperasi sejak akhir Juli 2026. Lebih dari 300 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA kini mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga 25 Agustus mendatang.
Waskita Karya memastikan seluruh bangunan dan fasilitas sekolah yang berdiri di atas lahan seluas tujuh hektare tersebut memenuhi standar mutu dan aman digunakan para siswa.
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, pembangunan SRT 1 Tuban dilakukan dengan memperhatikan standar kualitas bangunan serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
"Seluruh gedung dan fasilitas yang dibangun sudah sesuai standar mutu, maka dipastikan aman dan nyaman digunakan," ujar Paulus dalam keterangan resmi, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, Waskita juga menggunakan sejumlah material ramah lingkungan dalam pembangunan sekolah tersebut. Fasilitas yang tersedia meliputi asrama, laboratorium komputer, perpustakaan, lapangan olahraga, hingga tempat ibadah.
Kelengkapan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus pembentukan karakter siswa.
Baca juga : BAZNAS-Kemensos Perkuat Sinergi Beasiswa Dan Pemberdayaan Lulusan Sekolah Rakyat
"Meski sekolah ini gratis, namun kami pastikan bangunan dan fasilitasnya tidak kalah dengan sekolah swasta mahal," katanya.
Paulus menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar memenuhi pekerjaan konstruksi. Proyek tersebut menjadi bagian dari kontribusi Waskita dalam mendukung program pemerintah dan pengentasan kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Tampung 1.000 Siswa
SRT 1 Tuban memiliki kapasitas hingga 1.000 siswa. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, keberadaan sekolah tersebut membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri menuju Generasi Emas 2045.
Program Sekolah Rakyat sendiri ditujukan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dan diberikan tanpa biaya pendidikan.
Aditya mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam menghadirkan Sekolah Rakyat di Tuban. Menurutnya, tantangan terbesar tidak hanya membangun fasilitas pendidikan, tetapi juga meyakinkan orang tua agar memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengikuti program tersebut.
Baca juga : Arif Satria Bangga Pakai Sepatu BRIN Ke Istana, Harganya Tak Sampai Rp 80.000
"Saya bersyukur, karena mengubah budaya atau mindset masyarakat bukan hal mudah. Sehingga seluruh pihak bergandengan tangan sangat luar biasa, bekerja pagi dan malam untuk meyakinkan orang tua siswa agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang sangat luar biasa," ujarnya saat membuka MPLS SRT 1 Tuban.
Sementara itu, Paulus mengatakan percepatan pembangunan SRT 1 Tuban dilakukan dengan mengerahkan sumber daya yang cukup besar. Waskita melibatkan hampir 1.100 tenaga kerja, termasuk pekerja lokal.
Perseroan juga menambah alat konstruksi dan mempercepat distribusi material dengan menggunakan hiab crane untuk mengejar penyelesaian proyek.
"Pengerjaan sekolah rakyat memperkuat rekam jejak Waskita Karya sebagai BUMN Konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun menghadirkan sarana dan prasarana kaya manfaat bagi negara," katanya.
Ia menegaskan Waskita akan terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya pembangunan infrastruktur yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar.
Semua SR Waskita di Jatim Aktif
Baca juga : Kawal Program Pemerintah, Politisi Gerindra Sidak Sekolah Rakyat Di Daerah
Tidak hanya di Tuban, seluruh Sekolah Rakyat yang dikerjakan Waskita Karya di Jawa Timur kini telah aktif digunakan.
Sekolah tersebut tersebar di Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, serta Kota Surabaya.
Keberadaan sejumlah Sekolah Rakyat tersebut diharapkan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Timur.
Bagi Waskita, keterlibatan dalam pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai BUMN konstruksi untuk mendukung program strategis pemerintah dan menghadirkan fasilitas publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.