Dark/Light Mode

Cek Sekolah Rakyat Garapan Waskita Karya, Menkeu: Investasi Masa Depan

Senin, 3 Agustus 2026 15:21 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya yang dibangun PT Waskita Karya. Dok. Waskita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya yang dibangun PT Waskita Karya. Dok. Waskita

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya, Jawa Timur, yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Dalam kunjungan tersebut, Purbaya menegaskan Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

SRT 2 Surabaya telah mulai digunakan untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Kamis (30/7/2026). Ratusan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti kegiatan tersebut yang berlangsung hingga pekan ini dan akan dilanjutkan pada 10-14 Agustus 2026.

Kunjungan Purbaya merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai rencana sekaligus menegaskan komitmen negara dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam kesempatan itu, Purbaya tidak hanya meninjau kondisi bangunan, tetapi juga berdialog dengan para siswa.

"Sekolah Rakyat adalah salah satu modal untuk mendukung Indonesia Emas," kata Purbaya saat meninjau SRT 2 Surabaya, didampingi tim PT Waskita Karya, dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Baca juga : Rakernas HKI Hasilkan Jurus Atasi Hambatan Investasi, Akan Dilaporkan Ke Prabowo

Ia berharap kesempatan belajar yang diperoleh para siswa dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus meningkatkan mobilitas sosial masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari juga mengunjungi SRT 2 Surabaya. Ia meninjau berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari ruang guru, asrama siswa, laboratorium, lapangan olahraga, toilet, hingga masjid.

Qodari mengapresiasi kualitas bangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 6,6 hektare tersebut. Menurutnya, fasilitas yang tersedia tidak kalah dengan sekolah swasta berstandar tinggi.

"Fasilitasnya luar biasa. Biasanya sekolah swasta yang sangat bagus dan mahal memiliki fasilitas seperti ini, tetapi di sini justru ditujukan untuk kalangan yang kurang beruntung," ujar Qodari.

Direktur Operasi II PT Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hadirkan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Masa Depan

Menurutnya, Waskita mengerahkan hampir 4.500 tenaga kerja untuk menyelesaikan proyek Sekolah Rakyat di Jawa Timur, termasuk SRT 2 Surabaya, agar dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

"Hampir 4.500 tenaga kerja kami kerahkan guna menyelesaikan proyek Sekolah Rakyat di Jawa Timur, termasuk SRT 2 Surabaya. Mereka bekerja siang dan malam secara bergantian demi mengejar penyelesaian bangunan agar bisa segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar pada Agustus," kata Paulus.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan dilakukan dengan menerapkan sejumlah metode konstruksi, di antaranya penggunaan half slab pada pelat lantai dua, distribusi material menggunakan hiab crane, pengecoran dengan concrete pump dan mobile crane, serta percepatan penyambungan daya listrik PLN melalui penyesuaian tata letak panel sesuai standar teknis.

Paulus menegaskan, Sekolah Rakyat tidak hanya dibangun sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mampu mencetak generasi unggul.

"Sesuai arahan pemerintah, Sekolah Rakyat bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga lingkungan pendidikan terpadu. Kami merancang kawasan ini agar menjadi model pendidikan terintegrasi yang mampu mencetak generasi unggul penerus bangsa," ujarnya.

Baca juga : Lewat Gerakan Langit Biru, Demokrat Dukung Indonesia ASRI

Ia menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat semakin memperkuat rekam jejak Waskita Karya sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun membangun infrastruktur strategis di Indonesia.

Sebagai informasi, proyek Sekolah Rakyat di Jawa Timur tersebar di lima daerah, yakni Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, dan Kota Surabaya, dengan total nilai kontrak mencapai Rp1,16 triliun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.