BREAKING NEWS
 

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Waskita Pastikan Aman Digunakan

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 17 September 2026 16:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta Fase 1B di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Dok. Waskita

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta, termasuk Fase 1B rute Velodrome-Manggarai yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Peresmian berlangsung di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Peresmian tersebut menandai dibukanya LRT Jakarta untuk beroperasi penuh. Hadir menyaksikan peresmian antara lain Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin, serta Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko.

Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan LRT Jakarta. Menurutnya, kehadiran infrastruktur transportasi tersebut menjadi bagian penting dari pembangunan dan transformasi Indonesia.

"Lima sampai enam tahun lalu, siapa yang mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang, ada LRT, KRL (Kereta Rel Listrik), ada Transjakarta, Transjabodetabek, serta Kereta Bandara. Ini menjadi transport hub," ujar Prabowo.

Dia mengatakan, keberadaan berbagai moda transportasi publik menunjukkan kemampuan Jakarta mengelola kebutuhan mobilitas masyarakat di kota metropolitan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembangunan LRT Jakarta menjadi bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing menjelang usia lima abad.

Baca juga : Pramono Gandeng LPDP Pusat untuk Seleksi Penerima LPDP Jakarta 2026

Menurut Pramono, kehadiran LRT Jakarta diharapkan memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi sekaligus meningkatkan produktivitas, kualitas layanan publik, dan konektivitas.

"Konektivitas di Jakarta sekarang sudah 93 persen dan sejak dua tahun ini Pak Presiden, yang menggunakan transportasi publik meningkat setiap tahunnya sebanyak 15 persen. Sehingga dengan demikian, walau masih ada kemacetan pasti, tapi masyarakat di Jakarta merasakan sekarang jauh lebih mudah untuk menggunakan transportasi umum," tutur Pramono.

LRT Jakarta juga terhubung dengan moda transportasi publik lainnya, termasuk Transjakarta dan KRL di Stasiun Manggarai.

Pramono menjelaskan, proyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dibangun sepenuhnya menggunakan APBD DKI Jakarta dengan nilai sekitar Rp12,1 triliun. Jalur tersebut memiliki panjang 12,2 kilometer dan diproyeksikan melayani sekitar 80 ribu penumpang setiap hari.

Waskita Pastikan Aspek Keselamatan

Adsense

Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, LRT Jakarta, khususnya rute Velodrome-Manggarai yang dikerjakan perseroan, telah melalui berbagai pengujian secara menyeluruh dan terstruktur.

Baca juga : Pramono Bakal Naikkan Tarif Tiket Ragunan 2,5 Kali Lipat Lebih Mahal

Menurutnya, proses tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan sebelum digunakan masyarakat.

"Kami merasa bangga dapat ikut berkontribusi untuk menghadirkan moda transportasi umum yang modern dan mampu memudahkan aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya. Bagi Waskita, LRT Jakarta bukan sekadar proyek, melainkan bagian dari rekam jejak kami dalam membangun negeri ini," ujar Paulus dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).

Dia mengatakan, pembangunan LRT Jakarta menghadapi tantangan karena berlangsung di tengah kepadatan lalu lintas dan keterbatasan ruang di Jakarta.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Waskita menerapkan sejumlah metode konstruksi, di antaranya penggunaan balance cantilever di atas jalur aktif Jalan Tol Wiyoto Wiyono serta longspan steelbox girder yang membentang di atas jalur aktif Double-Double Track (DDT) Manggarai.

Seluruh metode konstruksi tersebut diterapkan dengan tetap mengutamakan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Tim di lapangan juga memasang safety net pada sekeliling segmen girder balance serta melakukan pemantauan survei dan chamber secara berkala setiap hari.

Baca juga : Prabowo Targetkan Giant Sea Wall 575 Km Mulai Dibangun 2027

Melalui penerapan berbagai langkah keselamatan tersebut, Waskita mencatat 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan yang menyebabkan kehilangan waktu kerja atau lost time injury selama proses konstruksi.

"Bagi kami keselamatan para pengguna jalan dan pekerja adalah yang utama. Kami pun terus berkoordinasi dengan Jakpro (Jakarta Propertindo) sebagai owner proyek dalam menghadapi beragam situasi," jelas Paulus.

Ke depan, Waskita Karya menyatakan siap terus berkontribusi dalam penguatan konektivitas antarwilayah dan integrasi transportasi publik di kawasan metropolitan.

Paulus mengatakan, LRT Jakarta Fase 1B juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik berbasis listrik yang lebih ramah lingkungan.

"Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan menambah pilihan transportasi publik di ibu kota. Angkutan umum berbasis listrik ini merupakan solusi terbaik demi menciptakan udara di perkotaan yang lebih sehat, bersih, sekaligus mendukung target nol emisi atau Net Zero Emission (NZE)," tuturnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense