Dark/Light Mode

Prabowo Targetkan Giant Sea Wall 575 Km Mulai Dibangun 2027

Kamis, 17 September 2026 10:12 WIB
Presiden Prabowo Subianto diskusi dengan para jurnalis senior dan influencer di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). (Foto: Setpres)
Presiden Prabowo Subianto diskusi dengan para jurnalis senior dan influencer di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan giant sea wall atau tanggul laut di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa merupakan proyek strategis untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga aktivitas ekonomi nasional.

Prabowo mengatakan, kawasan Pantura Jawa memiliki konsentrasi industri dan aktivitas ekonomi yang tinggi sehingga membutuhkan infrastruktur perlindungan pesisir untuk menghadapi berbagai risiko.

“Sangat vital karena di Pantai Utara Jawa itu banyak sekali industri kita di situ. Jadi, tanggul pantai, tanggul laut, breakwater,” ujar Prabowo dalam program “Presiden Prabowo Menjawab”, Rabu (16/9/2026).

Menurut Prabowo, giant sea wall yang direncanakan membentang dari Tangerang hingga Jawa Timur diproyeksikan memberikan perlindungan bagi sekitar 50 juta penduduk.

Baca juga : Garis Politik Bisa Beda, Tapi Tetap Kerja Sama

Infrastruktur tersebut juga ditujukan untuk melindungi aktivitas ekonomi yang berkontribusi sekitar 38 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

“Pembangunan giant sea wall akan melindungi 50 juta rakyat kita dan juga mengamankan 38 persen PDB Indonesia,” ucapnya.

Prabowo menjelaskan kawasan Pantura Jawa memiliki 70 kawasan industri dan lima kawasan ekonomi. Selain itu, wilayah tersebut merupakan bagian penting dari poros logistik nasional.

Secara keseluruhan, proyek giant sea wall direncanakan memiliki panjang sekitar 575 kilometer yang pembangunannya akan dibagi menjadi 15 segmen.

Baca juga : Negara Harus Memiliki Institusi Yang Efisien

Prabowo mengatakan, pembangunan proyek tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada awal 2027.

“Sudah ada yang berminat dan sudah ada yang mau finance (mendanai) juga. Jadi, ini salah satu proyek strategis yang harus kita jalankan,” ungkapnya.

Namun, Prabowo menekankan pembangunan giant sea wall merupakan proyek jangka panjang yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Durasi pembangunan juga akan berbeda di setiap wilayah.

“Program ini tidak cepat. Jakarta saja mungkin delapan tahun, kita perkirakan. Semarang mungkin lebih cepat,” katanya.

Baca juga : Prabowo Perbaiki Sistem Pendidikan, Rekrutmen Guru Dikaji Kembali Ke Pusat

Prabowo memperkirakan, keseluruhan pembangunan membutuhkan waktu hingga sekitar 20 tahun. Namun, apabila pelaksanaannya berjalan lebih cepat, proyek tersebut diperkirakan dapat rampung dalam waktu sekitar 10 hingga 15 tahun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.