Dark/Light Mode

Prabowo Gaspol Perkuat Mitigasi Bencana, Pesawat Hingga Drone Disiapkan

Rabu, 16 September 2026 21:47 WIB
Presiden Prabowo Subianto diskusi dengan para jurnalis senior dan influencer di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Presiden berada di salah satu tepian meja. Di sebelah kanan, duduk berurutan Andromeda Mercury (Jurnalis Senior TVOne), Rivana Pratiwi (Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV) dan Dr Gema Goeyardi (CEO Astronacci International). Sementara di sebelah kiri Presiden, duduk Liviana Cherlisa (moderator), Wahyu Daniel (Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia), Ratna Susilowati (Direktur Pemberitaan Rakyat Merdeka) dan Akbar Faizal (Founder Akbar Faizal Uncensored). (Foto: Setpres)
Presiden Prabowo Subianto diskusi dengan para jurnalis senior dan influencer di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Presiden berada di salah satu tepian meja. Di sebelah kanan, duduk berurutan Andromeda Mercury (Jurnalis Senior TVOne), Rivana Pratiwi (Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV) dan Dr Gema Goeyardi (CEO Astronacci International). Sementara di sebelah kiri Presiden, duduk Liviana Cherlisa (moderator), Wahyu Daniel (Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia), Ratna Susilowati (Direktur Pemberitaan Rakyat Merdeka) dan Akbar Faizal (Founder Akbar Faizal Uncensored). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto bertekad meningkatkan kemampuan mitigasi Indonesia dalam menghadapi berbagai bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan melakukan investasi besar-besaran untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional.

“Saya bertekad meningkatkan kemampuan mitigasi kita. Badan-badan (yang bertugas) menghadapi bencana harus kita perkuat,” kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9/2026).

Prabowo mengatakan, pemerintah terus menambah armada helikopter agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara lebih cepat dan taktis.

Selain helikopter, pemerintah juga menyiapkan investasi untuk menghadirkan berbagai peralatan yang mendukung upaya mitigasi dan penanganan bencana.

Baca juga : Tertibkan Underinvoicing, Prabowo: Ini Bukan Soal Berani, Ini Soal Kewajiban

“Kita perlu ratusan helikopter untuk water bombing. Kita perlu. Saya sudah pesan beberapa pesawat besar untuk water bombing,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan, jajarannya agar tidak terjerat korupsi karena praktik tersebut dapat memperlemah institusi dan menghambat optimalisasi sumber daya yang dimiliki negara.

Menurut dia, lemahnya pengelolaan sumber daya akan berdampak pada kemampuan pemerintah dalam menghadapi situasi krisis, termasuk ketika terjadi bencana alam.

“Kalau kita tidak bisa menjaga resources-resources kita, kita nanti akan mengalami kelemahan dalam menghadapi situasi yang kita perlukan,” kata Prabowo.

Baca juga : Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI: Bersahabat Dengan Siapa Saja

Prabowo juga mengingatkan, Indonesia berada di kawasan Cincin Api atau Ring of Fire. Secara geografis, Indonesia berada di wilayah yang sangat aktif secara vulkanik dan seismik karena menjadi tempat pertemuan sejumlah lempeng tektonik dunia.

Kondisi tersebut membuat Indonesia memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap berbagai bencana alam. Namun, di sisi lain, Indonesia juga dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah serta tanah yang subur.

Menurut Prabowo, di tengah kondisi geografis yang rawan bencana, Indonesia juga memiliki kekayaan mineral yang besar, mulai dari emas hingga logam tanah jarang yang saat ini banyak dibutuhkan.

“Jadi, inilah yang mungkin Kuasa (Yang Mahakuasa) kasih cobaan, tapi Dia juga kasih kelebihan. Nah, tinggal bagaimana kita me-manage negara kita. Karena itu, kita harus memiliki negara, memiliki institusi yang efisien,” tegas Presiden.

Baca juga : Jajal LRT, Prabowo: Enak, Luar Biasa!

Untuk itu, Prabowo mengatakan, sejak awal menjabat dirinya berkomitmen melakukan efisiensi anggaran. Bahkan, ia mengaku memeriksa langsung anggaran yang terdapat di setiap kementerian.

“Waktu saya ambil alih pemerintahan, saya periksa anggaran. Itu tiap kementerian itu ada anggaran untuk hari ulang tahun. Dan itu tidak sedikit. Saya hilangkan. Tidak usah ada perayaan hari ulang tahun,” tegas Prabowo.

Prabowo menyampaikan pada tahun pertama pemerintahannya, negara berhasil menghemat anggaran lebih dari Rp 300 triliun. Dana hasil efisiensi tersebut antara lain dialihkan untuk mendukung berbagai program produktif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.