BREAKING NEWS
 

RS Bunda Jakarta Perkuat Layanan Endometriosis

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 13 Oktober 2026 23:37 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Nyeri haid berat yang mengganggu aktivitas, nyeri panggul berulang, hingga kesulitan hamil dapat menjadi tanda endometriosis yang perlu dievaluasi oleh dokter.

Untuk mendukung penanganan kondisi tersebut, RS Bunda Jakarta memperkuat layanan endometriosis multidisiplin dengan melibatkan berbagai bidang keahlian, mulai dari Obstetri dan Ginekologi hingga Fertilitas, guna menyusun perawatan sesuai kondisi dan kebutuhan setiap pasien.

RS Bunda Jakarta, rumah sakit milik PT Bundamedik Tbk (IDX: BMHS), menerapkan pendekatan terintegrasi yang mempertimbangkan tingkat nyeri, organ yang terdampak, kualitas hidup, serta rencana kehamilan pasien.

Endometriosis merupakan kondisi yang gejalanya tidak terbatas pada nyeri haid. Keluhan lain yang dapat muncul meliputi nyeri saat berhubungan seksual serta gangguan buang air besar atau buang air kecil selama menstruasi.

Pada sebagian perempuan, kondisi ini juga berkaitan dengan kesulitan untuk hamil. Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu menandakan endometriosis.

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengevaluasi penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang tepat.

RS Bunda Jakarta mengimbau perempuan agar tidak mengabaikan nyeri haid berat atau nyeri panggul berulang, terutama jika keluhan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup.

Layanan endometriosis ini melibatkan Dr. dr. Kanadi Sumapraja, Sp.OG, Subsp. FER., M.Sc. dan dr. Sita Ayu Arumi, Sp.OG, M.Sc. (Humrepro), FESICOG, MIGS, sebagai dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi.

Keduanya berkolaborasi dengan tim lintas bidang yang mencakup Radiologi, Pain Intervention, Gizi, Digestif, Urologi, dan Fertilitas.

Baca juga : BMHS Bawa MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta, Perkuat Layanan Pencitraan Diagnostik

Melalui kolaborasi tersebut, kondisi pasien dievaluasi dari berbagai aspek untuk menjadi dasar penyusunan rencana penanganan yang disesuaikan dengan gejala, kondisi klinis, dan tujuan pasien.

“Endometriosis memiliki spektrum gejala dan kondisi yang beragam. Karena itu, penanganannya tidak selalu dapat dilakukan dari satu bidang keahlian saja. Kolaborasi lintas bidang memungkinkan kami melihat kondisi pasien secara lebih menyeluruh dan menentukan tata laksana yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya,” ujar Dr. dr. Kanadi Sumapraja.

Penanganan endometriosis di RS Bunda Jakarta diawali dengan pemeriksaan oleh dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi.

Evaluasi mencakup keluhan pasien, riwayat menstruasi, tingkat nyeri, rencana kehamilan, serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan.

Pemeriksaan USG ginekologi dan, jika dibutuhkan, MRI pelvis dapat membantu memetakan lokasi serta luas penyakit.

Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan tata laksana sesuai kondisi masing-masing pasien.

1. Pengendalian nyeri dan pemantauan kondisi

Adsense

Pada pasien dengan nyeri menetap atau kompleks, tim Pain Intervention dapat dilibatkan untuk membantu mengendalikan nyeri dan mendukung kualitas hidup. Dukungan ahli gizi juga dapat diberikan sesuai kebutuhan.

Selama penanganan, respons pasien dipantau secara berkala, termasuk perubahan tingkat nyeri, fungsi sehari-hari, kualitas hidup, toleransi terhadap terapi, serta perkembangan tujuan reproduksi.

Baca juga : BMHS Bawa MRI 3 Tesla di RS Bunda Jakarta, Perkuat Layanan Pencitraan Diagnostik

2. Kolaborasi dengan dokter Digestif dan Urologi

Pada kasus deep endometriosis yang melibatkan usus atau saluran kemih, penanganan dapat membutuhkan keterlibatan dokter Digestif atau bedah kolorektal serta dokter Urologi.

Dokter Digestif dapat membantu mengevaluasi keluhan atau dugaan keterlibatan saluran cerna.

Sementara itu, dokter Urologi dilibatkan apabila terdapat gejala atau kecurigaan keterlibatan saluran kemih.

Jika terapi belum memberikan hasil optimal atau terdapat kondisi yang memerlukan tindakan, pilihan bedah dapat dipertimbangkan secara individual berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan klinis pasien.

3. Perencanaan terapi bagi pasien yang ingin hamil Aspek fertilitas menjadi pertimbangan penting bagi pasien endometriosis yang merencanakan kehamilan.

Karena itu, tujuan reproduksi perlu dibicarakan sejak awal agar rencana penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi pasien.

Tim Fertilitas membantu mengevaluasi kondisi reproduksi dan mendiskusikan pilihan penanganan yang relevan dengan tujuan kehamilan pasien.

“Setiap pasien memiliki kondisi dan tujuan yang berbeda, termasuk dalam hal rencana kehamilan. Karena itu, pilihan penanganan perlu dibicarakan bersama pasien dengan mempertimbangkan gejala, hasil pemeriksaan, kondisi reproduksi, serta tujuan yang ingin dicapai,” ujar dr. Sita Ayu Arumi.

Baca juga : Pertama di Indonesia, RSU Bunda Jakarta Hadirkan Inovasi Robotic Skin Sparing Mastectomy

Tidak semua pasien endometriosis membutuhkan jenis terapi yang sama. Rencana penanganan perlu mempertimbangkan gejala, hasil pemeriksaan, organ yang terlibat, risiko, preferensi, serta tujuan pasien.

Dengan pendekatan multidisiplin, RS Bunda Jakarta berupaya memastikan berbagai aspek kondisi pasien dapat dievaluasi melalui koordinasi antardokter.

Pasien juga dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan mengenai perawatan yang akan dijalani.

“Bagi kami, pengembangan layanan endometriosis bukan hanya tentang menghadirkan keahlian medis, tetapi juga memastikan pasien mendapatkan pengalaman perawatan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Kolaborasi lintas bidang menjadi bagian dari upaya kami untuk menghadirkan layanan yang semakin komprehensif dan relevan bagi pasien,” ujar dr. Elizabeth, M.H.Kes., Chief Operating Officer One Menteng.

Melalui layanan endometriosis multidisiplin ini, RS Bunda Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan perawatan yang terkoordinasi, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Pendekatan tersebut diharapkan mendukung evaluasi dan penanganan endometriosis secara menyeluruh.

Baik bagi pasien yang membutuhkan pengendalian nyeri, maupun mereka yang memiliki pertimbangan terkait kesehatan reproduksi dan rencana kehamilan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense