RM.id Rakyat Merdeka - PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten dan memahami prinsip keselamatan, perlindungan lingkungan, inovasi, serta tanggung jawab sosial dalam industri pertambangan.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Vale Goes to Campus – Sustainability Mining for The Future yang memasuki penyelenggaraan keempat di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Kamis (29/10/2026), dengan melibatkan lebih dari 170 mahasiswa dari berbagai program studi.
Kegiatan bertema From Project Development to Sustainable Operations: Engineering Responsible Mining for the Futureitu menjadi wadah dialog antara pemerintah, industri, akademisi, dan mahasiswa mengenai penerapan praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Program tersebut diselenggarakan bersama UPN “Veteran” Yogyakarta dengan dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia.
Dekan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi UPN “Veteran” Yogyakarta Prof. Dr. Ir. RM. Basuki Rahmad, M.T., IPU. membuka kegiatan tersebut. Selanjutnya, Koordinator Perencanaan Produksi dan Pemasaran Mineral dan Batubara Kementerian ESDM R. Yudi Pratama menyampaikan paparan mengenai pentingnya perencanaan dan penerapan kaidah pertambangan yang baik (Good Mining Practices) dalam pengelolaan sumber daya mineral nasional.
Baca juga : Nursery PT Vale Perkuat Hilirisasi IGP Pomala
Diskusi menghadirkan Head of Permit Management PT Vale Indonesia Tbk Muharam Zamzam, Dosen Teknik Pertambangan UPN “Veteran” Yogyakarta Shofa Rijalul Haq, serta Duta Minerba Goes to Vale Indonesia Site 2025 Kaayla Sophia Sidharta.
Ketiganya membahas penerapan prinsip keberlanjutan sejak tahap pengembangan proyek hingga operasional pertambangan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi, pengelolaan risiko, dan pemulihan lingkungan.
Muharam mengatakan keberlanjutan harus menjadi bagian dari perencanaan dan pengambilan keputusan sejak awal kegiatan pertambangan, bukan sekadar upaya pemulihan setelah operasi berakhir.
“Tantangannya bukan memilih salah satu, melainkan mendesain agar keduanya berjalan bersama,” ujar Muharam.
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut antara lain diterapkan melalui pemanfaatan tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk mendukung operasi pengolahan nikel PT Vale di Sorowako, Sulawesi Selatan.
Baca juga : Menambang Arah Baru: Orkestrasi Nikel-Baterai demi Kedaulatan Negeri
Selain itu, perusahaan menerapkan reklamasi progresif, pembibitan tanaman lokal dan endemik, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Dari sisi akademik, diskusi tersebut menyoroti pentingnya riset dan inovasi untuk memastikan penerapan praktik pertambangan yang baik dapat diukur dan dievaluasi. Pengalaman kunjungan lapangan melalui program Duta Minerba Goes to Site juga memberikan gambaran langsung kepada mahasiswa mengenai praktik industri dan tantangan keberlanjutan.
Mahasiswa Teknik Geologi UPN “Veteran” Yogyakarta Bagas Fajar Ardianzah mengatakan pengembangan industri mineral, termasuk percepatan hilirisasi, perlu berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan pemenuhan hak masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.
“Melalui diskusi ini, saya semakin memahami bahwa pertambangan berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang reklamasi, tetapi juga bagaimana perusahaan merencanakan kegiatan sejak awal, mengelola dampak lingkungan, dan memastikan masyarakat mendapatkan manfaat,” kata Bagas.
Menurut dia, komitmen terhadap pertambangan berkelanjutan perlu dibuktikan melalui penerapan nyata di lapangan.
Baca juga : Menambang Kedaulatan: Integrasi Hulu-Hilir Nikel Sulawesi
Selain diskusi teknis, kegiatan tersebut menghadirkan sesi Vale Future Talent Session: Career Development Programbersama Senior Talent Development PT Vale Indonesia Yunita Rosalyn.
Sesi itu memperkenalkan kompetensi yang dibutuhkan industri pertambangan, pengembangan karier, serta peluang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan untuk berkontribusi dalam industri tersebut.
Melalui program yang telah diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan UPN “Veteran” Yogyakarta, PT Vale Indonesia berupaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.
Program tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi profesional yang kompeten, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan industri pertambangan Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.