BREAKING NEWS
 

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Ini Penopang Utamanya

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 5 November 2026 19:35 WIB
Ilustrasi aktivitas konsumsi rumah tangga di pusat perbelanjaan. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04 persen dan menjadi penopang utama ekonomi Indonesia pada triwulan III-2026. Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,47 persen secara tahunan pada triwulan III-2026. Kinerja konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan menjadi dua penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sejumlah komponen penyusun Produk Domestik Bruto (PDB), baik dari sisi pengeluaran maupun produksi, menunjukkan kinerja positif sepanjang Juli-September 2026.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan terbesar dari sisi pengeluaran. Sementara dari sisi produksi, industri pengolahan mencatatkan kinerja yang kuat.

Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,47 Persen

“Ekonomi Indonesia tumbuh solid pada triwulan III-2026. Konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran menjadi penopang utama, dan dari lapangan usaha ditopang oleh impresifnya kinerja sektor industri pengolahan,” ujar Amalia di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

BPS mencatat, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04 persen pada triwulan III-2026. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,89 persen.

Adsense

Menurut Amalia, peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata turut menopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Hal ini juga tercermin dari meningkatnya transaksi menggunakan uang elektronik serta transaksi barang dan jasa secara daring.

Baca juga : Konsumsi Rumah Tangga Terjaga, Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen

Selain itu, impor barang konsumsi mengalami pertumbuhan. Kenaikan juga terlihat pada volume penjualan sepeda motor dan mobil penumpang.

Dari sisi produksi, industri pengolahan tumbuh 5,87 persen pada triwulan III-2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,47 persen.

Kinerja industri pengolahan juga lebih baik dibandingkan triwulan III-2025 yang tumbuh 5,54 persen.

Baca juga : Konsumsi Rumah Tangga Meningkat, Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen

Amalia menjelaskan, sejumlah subsektor menjadi penopang pertumbuhan industri pengolahan. Di antaranya industri makanan dan minuman, industri kimia, farmasi dan obat tradisional, serta industri logam.

Kinerja kedua sektor tersebut memperlihatkan peran aktivitas konsumsi masyarakat dan kegiatan industri dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan pertumbuhan 5,47 persen pada triwulan III-2026, ekonomi Indonesia mencatatkan kinerja positif di tengah dinamika perekonomian global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense