BREAKING NEWS
 

Bantu Tekan Impor Komponen Otomotif

Inalum Pasok Aluminium Ke Toyota

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 16 Februari 2019 10:08 WIB
Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin (keempat kiri) bersalaman dengan Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono (ketiga kanan) usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) penggunaan aluminium Foundry Alloy untuk produksi velg mobil Toyota produksi TMMIN di PT Inalum, Sumatera Utara, Kamis (14/2). Turut menyaksikan Menko Perekonomian Darmin Nasution (ketiga kiri), Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto (kanan), Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kedua kanan) dan Bupati Kabupaten Batubara Sumut Zahir (kiri). (foto: TMMIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Inalum memasok alumunium foundry alloy untuk PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Kerja sama diharapkan bisa menekan impor bahan baku komponen otomotif.

Kerja sama kedua perusahaan tersebut ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) penggunaan aluminium foundry alloy (aluminium paduan A365) oleh Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin dengan Presiden Direktur PT TMMIN Warih Andang Tjahjono di Kantor Inalum, Kuala Tanjung, Sumatera Utara, Kamis (14/2). Penandatangan tersebut disaksikan Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Aluminium foundry alloy (aluminium paduan A365) tersebut akan digunakan untuk produksi velg kendaraan bermotor roda empat bermerek Toyota produksi TMMIN. Keberhasilan Inalum menjadi pemasok lokal aluminium dengan spesifikasi khusus ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menekan angka impor bahan baku otomotif. 

Baca juga : Sektor Otomotif Didorong Pakai Plastik Daur Ulang

"Inalum sebagai satu-satunya Smelter aluminium di Indonesia bangga bisa menjadi pemasok aluminium yang akan digunakan untuk manufaktur produk TMMIN,” ujar Budi.

Menurut dia, langkah ini adalah salah satu wujud Inalum sebagai induk holding industri pertambangan dalam melaksanakan mandat dari pemerintah untuk hilirisasi produk aluminium. Salah satunya dengan mendorong peningkatan industri otomotif nasional melalui pemakaian produk aluminium yang kami produksi.

Adsense

Budi menambahkan, Inalum memiliki prospek untuk memasok hingga 150 MT per bulan foundry alloy ke PT Pakoakunia (PAKO) yang merupakan perusahaan pemasok velg untuk pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia. Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Baca juga : BI: Terkendali & Masih Sehat

Dalam mengembangkan aluminium untuk bahan baku velg ini, Inalum bekerja sama dengan PAKO dan TMMIN sejak 2017 yang lalu. Kerja sama yang dilakukan meliputi area studi kelayakan, pengembangan spesifikasi material aluminium termasuk di dalamnya pengecekan komposisi unsur kimia, struktur metalurgi, hasil pengecoran ingot; evaluasi material (tingkat kekerasan, performa) hingga persiapan produksi massal.

Dengan adanya pasokan dari Inalum, impor aluminium foundry alloy di sektor industri otomotif dapat dikurangi secara bertahap sehingga memberi dampak positif berupa potensi penghematan devisa sebesar 1,3 juta dolar AS per tahun di tahap awal. Sebab, pasokan aluminium foundry alloy hanya terserap oleh kendaraan bermerek Toyota produksi TMMIN. Kedepannya, angka ini diharapkan akan meningkat dalam jumlah signifikan.

Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono mengatakan, dengan kemampuan Inalum dalam memproduksi aluminium foundry alloy untuk velg yang didukung dengan kapasitas produksi sebesar 90 ribu ton per tahun, dapat membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain aktif sebagai pemasok bahan baku komponen otomotif di tingkat global. Saat ini, masih didominasi oleh 3 pemain utama yang bermarkas di Dubai, Qatar, dan Australia.

Baca juga : Dishub DKI Tertibkan Showroom Mobil Di Bawah Tol Becakayu

Menurut dia, TMMIN mendukung dan menyambut baik upaya Inalum dalam melokalkan ingot untuk velg kendaraan. Keberhasilan Inalum ini akan memberikan dampak yang besar bagi penguatan struktur industri otomotif nasional. “Sehingga tahan banting terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan juga mempercepat tercapainya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) murni produk-produk otomotif Indonesia yang semakin tinggi. Pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing industri nasional,” ungkap Warih.

Di tahap awal, Inalum akan memasok kebutuhan aluminium foundry alloy di PAKO yang kemudian akan dipergunakan bagi produksi velg kendaraan bermerek Toyota model Kijang Innova, Fortuner dan Sienta. Pasokan aluminium foundry Alloy akan terus ditambah secara bertahap seiring dengan kemampuan Inalum dalam memasok alloy yang sejalan dengan rencana pengembangan kapasitas produksi secara berkelanjutan. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense