Sebelumnya
Modernisasi warung/kios ini merupakan upaya untuk mengakselerasi pemerataan ekonomi di Indonesia secara digital. Kios ritel yang modern dan berbasis digital melalui pemanfaatan teknologi, akan membantu penerapan sistem inventory, pemesanan secara online, pembayaran digital dan pengaturan lay out produk yang menarik dan bersih.
Saat ini, pemerintah gencar mendorong produk-produk KUMKM melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia.
"Karena itu, kios/warung diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan program tersebut dengan menyediakan ruang bagi penjualan produk-produk KUMKM," tutur Teten.
Kios Warga merupakan layanan extra miles dari TASPEN kepada ASN dan Pensiunan, dalam memperhatikan kesejahteraan dan kelangsungan hidup ASN di hari tua.
Baca juga : Ikatan Istri Partai Golkar Serahkan Ribuan APD dan Sembako ke Wilayah Jabodetabek
TASPEN bekerja sama dengan PT Jaring Sistema Semesta (JSS) sebagai konsolidator penyedia barang dan jasa, mendukung program pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM.
Dalam hal ini, sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan mendapatkan dukungan penguatan usaha berupa pembiayaan usaha kios, dengan harga produk yang sangat menguntungkan.
Benefit lainnya: margin mencapai 18 persen, sistem layanan pembayaran online atau digital product payment point online bank (PPOB), serta aplikasi penjualan dan aplikasi ordering. Sehingga, proses bisnis dapat di-review menjadi bankable dan QR payment melalui modal usaha kredit dari mitra bayar TASPEN, yang saat ini bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Baca juga : Kantor dan Pabrik yang Ngotot Beroperasi Diancam Denda dan Pidana
Direktur Utama TASPEN ANS Kosasih menjelaskan, peserta TASPEN saat ini terdiri dari 4.049.713 orang peserta aktif, dan 2.755.101 orang penerima pensiun.
Setelah pensiun, rata-rata para peserta TASPEN akan berkurang pendapatannya, dibanding saat mereka masih aktif bekerja.
"Sebagai second career setelah pensiun dan mempersiapkan aktivitas ASN yang masih produktif di masa pensiun, Kios Warga hadir untuk mendorong ASN menjadi entrepreneur. Mereka dapat membuka usaha, sehingga mereka dapat mandiri secara finansial. Serta mengurangi risiko penurunan kesehatan dan mental, karena mereka tetap produktif di hari tua," papar Kosasih.
"Mengingat besarnya minat ASN yang akan memasuki pensiun untuk berwirausaha, kami akan terus melakukan pendampingan terhadap pemilik Kios Warga yang telah dan ada, dan membuka calon wirausaha baru dari berbagai daerah di seluruh Indonesia," pungkasnya.
Baca juga : Warga Irak Rayakan Rencana Pengunduran Diri Sang Perdana Menteri
Bagi peserta TASPEN, alur menjadi wirausaha Kios Warga sangat mudah. ASN dan pensiunan dapat melakukan pengajuan dan validasi dengan pengisian form, validasi lokasi, validasi tempat usaha, dan validasi dari bagian financing.
Ada dua paket start up modal usaha dengan benefit pengiriman barang, rak, serta alat transaksi pintar (ATP) penyusunan barang dan pelatihan pemilik.
Ukuran kios dan jenis barang dagangan dibedakan sesuai harga modal usaha, yakni Rp 25 juta dan Rp 40 juta. Pemilik toko akan mendapat kemudahan dalam memesan barang, pengantaran order barang, serta pencatatan transaksi keuangan. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.