Sebelumnya
“Saya punya dana operasional Rp 3 miliar langsung dibagi ke warga miskin ke rekening dia masing-masing. Kalau tanpa wakil gubernur bisa Rp 4 miliar,” ungkapnya.
Beda halnya ketika menjadi Komut Pertamina. Dana operasional semacam itu tidak dimiliki. Pernyataan Ahok soal gaji ini memicu keramaian di jagat media sosial. Komentar dari warganet macam macam. Ada yang nyindir, ada juga yang menyemangati Ahok untuk tetap bekerja menolong banyak orang.
Baca juga : Pagi Ini, Mahfud dan Purnawirawan TNI Bertemu Presiden, Ada Apa?
Yang nyindir salah satunya akun @zulhaqr. Dia menyinggung soal harga BBM. “ini ada apa sih, Ahok mulai rame di temlen. Woi itu harga BBM kagak turun-turun? Premium masih aja langka. Gaji emang kurang?” sindir @zulhaqr.
Akun @senja080883 nyamber. Dia menyinggung soal pejabat yang terjaring KPK karena tidak puas dengan gaji besar yang diberikan negara. “Gaji sudah besar, fasilitas sudah cukup, mudah mu dahan tidak berakhir di @KPK_RI,” pesannya.
Baca juga : Rawan Covid, Pasar Jaya Terapkan Ganjil Genap
Sedangkan akun @iKadarrusman usul agar Direksi dan Komisaris Pertamina berhemat. Khususnya dalam hal gaji dan bonus. “Jika standar gaji cukup, plus nabungnya nggak berle bihan, mungkin bisa ngurangngurangin ongkos. Sehingga harga BBM bisa lebih murah lagi,” cuitnya.
Akun @Dimas_Wbw mengomentari alasan Ahok yang memilih ingin gubernur karena menolong banyak orang. Dia berharap, Ahok bisa memanfaatkan posisi memberantas mafia migas sehingga bisa menolong lebih banyak orang ketimbang jadi gubernur DKI Jakarta.
Baca juga : Keuangan Barca Cekak, Gaji Messi Cs Disunat Lagi
“Pak @basuki_btp di posisi Anda juga sama kok. Kalau anda awasi dengan baik Pertamina, maka akan banyak korupsi yang dipangkas, mafia migas, dll. Jadi bantu negara bukan cuma bantu warga DKI. Keep on fire Pak!” pesannya.
Sedangkan @Vickkky__ malah menudin Ahok lebih suka jadi gubernur karena lahannya lebih basah. “Karena banyak masuk proyek makanya enak wkwkw,” cuitnya. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.