BREAKING NEWS
 

Gandeng OKE OCE, Dompet Dhuafa Kembangkan Sektor Pertanian Di Sukabumi

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 7 September 2020 12:23 WIB
Panen padi di Pesantren Al Muhtadin, Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dompet Dhuafa dan OKE OCE Indonesia bekerja sama memanfaatkan dana wakaf produktif untuk ketahanan pangan. Salah satu caranya dengan menyalurkan dana wakaf untuk petani penggarap dan pemilik lahan di Sukabumi, binaan pesantren Al Muhtadin.

Sandiaga Uno, Founder OK OCE Indonesia mengatakan, masih ada beberapa sektor yang masih bertahan. Salah satunya adalah sektor pangan. 

“Kita telah terbangun dari tidur nyenyak dan tingkat pengangguran naik. Sekitar 15 juta masyarakat kehilangan mata pencaharian. Namun, alhamduliah Pertanian masih tumbuh. Masih ada sektor yang menyumbang tenaga kerja terbesar. Seperti panen raya ini, ekonomi bergerak di desa,” ujarnya, Senin (7/9).

Menurut dia, dengan adanya wakaf produktif, menjadi wujud nyata yang menjelaskan pahala dan amal, tidak habis, serta terus tumbuh. Selain hadirnya makanan dari pertanian, ada juga tumbuhnya lapangan kerja di tengah pandemi.

"Ini kita dapat menyebutnya green jobs. Lapangan kerja berbasis pangan," jelas Sandi.

Baca juga : Gandeng BRI, PGN Mudahkan Pembayaran Tagihan Gas Pelanggan

Ketua Yayasan DDR, Nasyith Majidi mengatakan, di Indonesia, zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf) belum menjadi tradisi dalam pengelolaan produktif. Bukan hanya menggalakan wakaf produktif, namun juga mulai mengembangkan zakat produktif di Indonesia.

"Zakat produktif sangat layak dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu instrumen dari solusi bagi penyelesaian atau jawaban beberapa persoalan perekonomian di Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan utama yang terjadi di petani adalah modal awal atau biaya yang terlalu besar. Dapat kita cari solusi dari zakat maupun wakaf produktif. Di pertanian Sukabumi sudah terlihat pengaplikasiannya,” papar Nasyith.

Adsense

Dia berharap, pemerintah dapat mengadopsi kerjasama dalam program ketahanan pangan tersebut. Bahwa keterlibatan publik bukan hanya untuk gerakan yang sifatnya sosial biasa, namun untuk gerakan-gerakan yang sifatnya untuk ketahanan ekonomi. 

“Mudah-mudahan ke depan OK OCE bersama Dompet Dhuafa dapat membuat program-program yang lebih lagi sebagai solusi kebangsaan, solusi ketahanan pangan, solusi pemberdayaan ekonomi dan pada akhirnya kita menjadi bagian dari bangsa. Bukan hanya melihat persoalan, namun menjadi pengurai masalah,” tambah Nasyith.

Baca juga : Gantikan Reni, PDIP Menangkan ABS dan Sirojudin Di Sukabumi

Menurut dia, ke depan akan lebih banyak lagi kolaborasi penggerak yg bergabung, seperti di sektor distribusi ada OK OCE Express, pemasaran hasil panen ada OK OCE DC, Sahara, PIN, Qopnet, dan lain-lain. Mengingat dua target utama program adalah penciptaan lapangan kerja. Dalam hal ini petani penggarap. 

“Dari 50 hektar sawah, telah membuka lapangan kerja baru bagi 100 orang. Sebelumnya penghasilan mereka dengan sistem ijon sangat kecil atau bahkan tidak ada. Melalui program wakaf produktif, petani akan mendapat penghasilan Rp. 7-10 jt sekali panen,” ujarnya.

 Hal tersebut berdampak terhadap keluarga petani. Jadi dengan program tersebut, tiap petani memiliki 5 anggota kelurga total yang terdampak sosial tersebut. Dari 100 petani saja akan ada 500 kepala keluarga taraf hidupnya meningkat. 

Selain itu, dapat menstabilkan harga di masyarakat, dengan memangkas sistem ijon dan kolaborasi antar penggerak. Langkah tersebut mampu memangkas tata niaga yang panjang dan merugikan. Sehingga harga beli ke petani sangat layak dan harga jual ke Masyarakat juga terjangkau. 

Bobby Manulang, General Manager Pengembangan Wakaf Dompet Dhuafa mengatakan, wakaf produktif secara langsung memberikan bukti. Salah satu ikhtiar kita mencapai ketahanan pangan nasional yakni panen di desa Cikangkung, Sukabumi. Wakaf produktif, identik dengan ide-ide kemanusiaan dan ekonomi. 

Baca juga : Gandeng Dompet Dhuafa, BTPN Syariah Gelar Program Tepat Peduli

Selain Wakaf produktif di pertanian, STF Dompet Dhuafa sebagai penggerak juga menyalurkan pembiayaan UMKM anggota OK OCE yang terhimpun dari dana Wakaf Produktif melalui program pendampingan. Sehingga akan semakin banyak yang terbantu dan berdaya. [DIT]

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense