Sebelumnya
Selain itu, Pertamina juga melakukan pemanfaatan efisiensi air berupa penerapan water fixture dengan kapasitas tidak melebihi standar kemampuan maksimal keluaran air. Sehingga, terjadi penghematan pemanfaatan air.
“Daur ulang pemanfaatan air dari grey water recovery di Gedung HO untuk beberapa keperluan seperti penyiraman tanaman di luar ruangan, pembilasan toilet, penyemprotan jalur parkir, dan hidran serta mengumpulkan dan memanfaatkan kembali air hujan (rainwater harvesting),” ujarnya.
Selain itu pemanfaatan air non-minum untuk irigasi sebanyak 7 meter kubik/ hari dengan penghematan Rp 17,6 juta/tahun.
Baca juga : Panen Padi Di Konawe Selatan, Mentan: Jadilah Pejuang Pertanian
“Air irigasi dari sistem air daur ulang dan panen air hujan dengan asumsi harga di Cilacap Rp 7.000 per meter kubik. Catatan lain, pemanfaatan air hujan sebagai air tawar dengan memanen air hujan di tangki air akan menurunkan 70 persen konsumsi air minum," papar Hatim.
Sedangkan untuk air yang tidak dapat diminum untuk menara pendingin, atau keperluan lainnya dengan kemampuan kapasitas daur ulang 220 meter kubik, akan digunakan untuk pembilasan, penyemprotan tempat parkir dan hidran.
Di bidang perlindungan lingkungan, Pertamina RU IV antara lain menggunakan konstruksi berkelanjutan.
Baca juga : Teken Kerjasama Dengan BNN, Pegadaian Dukung Pemberatasan Narkoba
Material yang digunakan dalam HO diperoleh dari proses daur ulang, seperti material batang baja atau tulangan baja untuk beton, yang disediakan dari Gunung Garuda pada perusahaan baja.
“Kami juga melakukan reboisasi dan konservasi tanaman berupa penanaman berbagai jenis tumbuhan seperti pohon, semak, semak, dan rumput. Tanaman yang ditanam akan menurunkan suhu di sekitar gedung,” kata Hatim.
Dengan berbagai keberhasilan ini, tak heran Pertamina RU IV layak diganjar penghargaan Subroto Award 2019, kategori Efisiensi Energi Nasional.
Baca juga : Wisata Malam Kutawaru, Cilacap Makin Bercahaya
“Prestasi ini tentu bukan untuk jumawa, tapi sepenuhnya kami dedikasikan untuk efisiensi energi yang ramah lingkungan. Maka pengembangannya terus kami lakukan, termasuk pada produk-produk keluaran Pertamina yang berorientasi pada green energy,” pungkas Hatim. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.