BREAKING NEWS
 

Peminat Nambah Terus, 17.387 Perusahaan Sudah Daftar Vaksin Gotong Royong

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 25 Maret 2021 20:54 WIB
Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Vaksinasi Gotong Royong disambut baik oleh dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat sudah ada 17.387 perusahaan mendaftar.

“Jumlah pendaftar mengalami penambahan sejak tahap pertama pendaftaran dibuka. Hingga kini batch 2 ditutup, total pendaftar mencapai sedikitnya 17.387 perusahaan dengan total vaksinasi mencapai 8.665.363 orang,” ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Kamis (25/3).

Baca juga : Grup D, Persiraja Banda Aceh Hantam Persita Tangerang 3-1

Dia menuturkan, sektor industri padat karya atau manufaktur yang mendaftar di vaksin.kadin.id mencapai 981 perusahaan. Setiap perusahaan padat karya bisa mendaftarkan vaksinasi untuk karyawan dan keluarga karyawannya yang mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu orang.

Adsense

Sementara itu, sektor perdagangan, ekspor/impor dan ritel mencapai 4.882 perusahaan pendaftar. Konstruksi dan infrastruktur mencapai 1.119 dan sektor jasa mencapai 1.403 perusahaan, dan sektor-sektor industri lainnya.“Datanya masih bergerak terus dan masih banyak perusahaan yang mau daftar di tahap 3 kata Rosan.

Baca juga : Presiden Palestina Mahmoud Abbas Menerima Suntikan Pertama Vaksin Corona

Kadin, lanjut dia, sebagai induk organisasi dunia usaha akan mensinergikan program dengan berbagai pihak untuk turut serta dalam upaya mengurangi transmisi/penularan Covid-19 serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

“Kami mendukung upaya-upaya percepatan untuk mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” kata dia.

Baca juga : Fixed, Pemerintah Tangguhkan Penggunaan Vaksin Covid AstraZeneca

Seperti diketahui sebelumnya, program vaksinasi gotong royong adalah pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan swasta atau dengan keluarga karyawan yang pendanaannya dibebankan pada perusahaan dimana mereka bekerja.

"Perkiraan pelaksanaan vaksinasinya di pertengahan April," pungkas Rosan. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense