BREAKING NEWS
 

Restrukturisasi Kredit Perbankan Hampir Rp 1.000 T

OJK Jamin Kinerja Bank Masih Sehat

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Selasa, 4 Mei 2021 05:39 WIB
Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK, Anung Herlianto (tengah). (Foto: DWI/RM).

 Sebelumnya 
“Lalu kenapa Maret 2021 kredit masih kontraksi? Ini karena pelunasan dan penghapu­san kredit lebih besar daripada pertumbuhan kredit. Jadi banyak perusahaan yang tidak mengam­bil fasilitas, tapi justru mengam­bil pelunasan,” jelasnya.

Begitu juga dengan indikator kesehatan bank, yang menurut Anung mayoritas masih dalam rentang yang wajar. Hal ini terli­hat dari Loan at Risk (LaR) yang mencapai 23,30 persen.

Anung menegaskan, terlepas dari krisis dan kredit restrukturi­sasi, sebenarnya yang membuat otoritas tenang adalah, adanya nilai buffer bank (bantalan) ketika terjadi krisis, yang justru tumbuh menguat.

Adsense

Baca juga : OJK Jamin Kesehatan Bank Tetap Baik

“Terlihat dari Alat Likuid per Non-Core Deposit (AL/NCD) yang mencapai 154,53 persen per Maret 2021. Di mana batas minimalnya 50 persen. Nah ini terbukti naik 3 kali lipat dari normal,” sebutnya.

Itu artinya, kata Anung, se­cara likuiditas bank tidak ada masalah. Apalagi saat pandemi, banyak masyarakat lebih memi­lih menabung uang di bank.

“Alhasil, CAR perbankan men­capai 24,1 persen, ini tertinggi dalam sejarah,” tandas Anung.

Baca juga : Investasi Pertanian Dorong Tercapainya Ketahanan Pangan

Target Agresif

Dihubungi terpisah, Corpo­rate Secretary PTBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Aestika Oryza Gunarto memperkirakan, akan terjadi penurunan outstanding restruk­turisasi kredit 10-20 persen di pada kuartal II-2021

Kredit nasabah BRI yang direstrukturisasi karena terdampak Covid-19 mencapai Rp 193,7 triliun pada September 2020. Dan jumlahnya menurun men­jadi Rp 189,8 triliun pada akhir Februari 2021.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense