BREAKING NEWS
 

PGN Pasok Gas Ke Kawasan Industri Jateng

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 21 Mei 2021 15:50 WIB
Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury menyaksikan penandatanganan Heads of Agreement (HOA) PGN dengan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Jawa Tengah. (Foto: ist)

 Sebelumnya 
“Kedua HOA ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan kepastian kepada calon investor di KIK maupun KITB atas jaminan ketersediaan pasokan gas bumi. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing iklim investasi di kawasan industri maupun industri di Indonesia pada umumnya,” papar Haryo.

Jawa Tengah, sebagai provinsi berpenduduk terbanyak ketiga di indonesia, memerlukan lapangan pekerjaan yang terus bertumbuh untuk menggerakkan perekonomian daerah. Melalui pengembangan Kawasan Industri di Kendal dan Batang, diharapkan pertumbuhan perekonomian tersebut dapat terus berkelanjutan. 

Jawa Tengah memiliki potensi geografis yang menguntungkan, karena diapit oleh dua provinsi besar yang kaya akan pasokan dan pasar gas. Selain itu, Jawa Tengah juga merupakan tujuan dari dua pipa transmisi yaitu Pipa Transmisi Gresik-Semarang dan Pipa Transmisi Cirebon Semarang.

“Layanan gas bumi ke KI Kendal dan KIT Batang juga menjadi milestone baru bagi PGN untuk membuka pasar baru di Jawa Tengah. Kedua kawasan industri tersebut sebagai pasar pontensial gas bumi, semoga terus bertumbuh sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dan menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Haryo.

Baca juga : Nenek 70 Tahun 100 Kali Ikut Maraton

Komitmen PGN sebagai Subholding Gas PT Pertamina untuk menyediakan infrastruktur dan pasokan gas bumi di Jawa Tengah, telah dimulai sejak tahun 2014 melalui penyaluran gas bumi dengan jaringan gas di kawasan Industri Tambak Aji, penyediaan gas untuk Pembangkit Listrik Tambak Lorok, penyaluran gas ke 7.093 rumah tangga di Kota Semarang dan Kab Blora. 

Sampai saat ini PGN menyalurkan gas bumi ke 13 pelanggan industri komersial di Kawasan Industri Tambah Aji dan Wijaya Kusuma melalui gas pipa dan CNG. Total volume penyerapan gasnya mencapai 23,85 BBTUD. Selain itu, Pertagas, Anak Perusahaan PGN, telah menyiapkan uji komersial untuk pengoperasian pipa transmisi gas bumi sepanjang 268 Km yang akan membawa gas bumi dari Gresik ke Semarang.

Secara keseluruhan, saat ini PGN telah menyalurkan gas bumi kepada 75 kawasan industri di Indonesia di mana jumlah pelanggan yang dilayani dalam kawasan sebanyak 636 industri dengan volume konsumsi gas sebesar 236 BBTUD.

“Ketersediaan gas bumi dan infrastrukturnya termasuk menjadi komponen vital dalam pengembangan suatu kawasan industri. Ketika sudah aktif diutilisasi nanti, semoga dapat menumbuhkan kegiatan ekonomi Jawa Tengah melalui industri-industri baru yang produktif,” imbuh Haryo.

Baca juga : APEI: Tak Ada Kelangkaan Gula Rafinasi Kok!

Haryo melanjutkan, demand gas di wilayah KIK maupun KITB diproyeksikan cukup besar. PGN terus berkoordinasi secara intensif dengan KIK dan KITB mengenai total demand gas yang potensial akan digunakan.

Termasuk profil kawasan, ketersediaan lahan dan fasilitas eksisting yang diperlukan, kebutuhan energi sebagai bahan bakar atau bahan baku, pembangkit listrik, industri, dan data-data pendukung lainnya akan dikaji bersama secara komprehensif.

“Pembangunan pipa gas transmisi Gresik -Semarang pun telah diselesaikan, semoga mempercepat realisasi kepastian penyaluran pasokan gas bumi di kedua kawasan industri ini. Terdapat rencana kerjasama PGN dengan Pemda dan BUMD Jawa Tengah terkait penyediaan CNG beserta infrastruktur pedukungnya agar pasokan gas bumi di Jawa Tengah semakin handal,” jelas Haryo.

PGN juga tengah menyelesaikan interkoneksi Pipa Gresem dengan Pipa Kalimantan Jawa (Kalija) untuk optimalisasi distribusi gas bumi di sektor industri area Kendal dan Semarang. Finalisasi interkoneksi Pipa Gresem-Kalija akan meningkatkan pemanfaatan gas bumi yang dari Lapangan Kepodang sehingga diharapkan dapat memperkuat kehandalan pasokan gas bumi

Baca juga : KAI Gaet Trisakti Kembangkan Kawasan Stasiun Di DKI Jakarta

Menurut dia, PGN siap mendukung dan bekerjasama dengan berbagai pihak agar upaya kehandalan infratruktur maupun pasokan gas bumi di Jawa Tengah dapat segara terealisasi. Hal ini mengingat banyak industri di Jawa Tengah yang potensial menyerap gas bumi sebagai bahan bakar ataupun bahan baku yang lebih efisien. 

“Semoga nilai lebih gas bumi dapat meningkatkan daya saing industri untuk kemudian bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah maupun nasional,” tutup Haryo. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense