Dark/Light Mode

ICC Duga Israel Lakukan Kejahatan Perang

Kamis, 13 Mei 2021 11:12 WIB
Seorang gadis kecil Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel di Kota Gaza pada Selasa (11/5/2021), menerima perawatan medis di Rumah Sakit al-Shifa. [Foto: AFP-JIJI]
Seorang gadis kecil Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel di Kota Gaza pada Selasa (11/5/2021), menerima perawatan medis di Rumah Sakit al-Shifa. [Foto: AFP-JIJI]

RM.id  Rakyat Merdeka - Kekerasan dan bentrokan yang terjadi di Palestina selama beberapa hari belakangan turut memicu reaksi jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Fatou Bensouda. Dia mengaku prihatin melihat situasi di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.

"Saya sangat prihatin akan eskalasi kekerasan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, serta di dalam dan sekitar Jalur Gaza. Kemungkinan terjadi kejahatan perang berdasarkan Statuta Roma," kata Bensouda dalam sebuah postingan di Twitter, Rabu (12/5).

Berita Terkait : Lemah Tanggapi Serangan Ke Israel, Trump Ejek Pemerintahan Biden

"Saya ingat bahwa penyelidikan kantor saya akan mencakup semua sisi dan semua fakta dan bukti yang relevan. Dengan penilaian, apakah ada tanggung jawab pidana individu berdasarkan undang-undang," tambah dia dikutip AFP, Kamis (13/5).

Bensouda juga meminta semua pihak untuk tenang dan mau mengendalikan kesabaran agar aksi kekerasan bisa dikurangi.

Berita Terkait : Serangan Udara Israel Tewaskan 20 Warga Gaza

Setidaknya 48 warga Palestina tewas dan 304 lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Sementara lima warga Israel juga tewas dan 45 lainnya terluka akibat tembakan roket kelompok pertahanan Palestina.

Ketegangan meluas di wilayah Palestina setelah polisi Israel menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dan menyerang jamaah Muslim.

Berita Terkait : Polisi Israel Bentrok Lagi Dengan Warga Palestina

Warga Palestina memprotes keputusan pengadilan Israel pekan lalu tentang penggusuran keluarga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. [DAY]